Bagikan:

JAKARTA - GAC-Toyota resmi memperkenalkan sedan listrik murni terbaru mereka, bZ7, yang langsung menarik perhatian pasar. Mobil ini hadir dalam lima pilihan varian dengan banderol harga subsidi mulai dari 147.800 yuan, atau sekitar Rp362 jutaan.

Mobil ini mengusung teknologi terkini seperti kokpit Huawei HarmonyOS 5.0, sistem bantuan berkendara Momenta R6, serta motor listrik Huawei Drive ONE. Dilansir dari Carnewschina, Senin 30 Maret, bZ7 langsung mencatatkan lebih dari 3.100 pesanan hanya dalam satu jam pertama sejak peluncuran.

bZ7 tersedia dalam beberapa opsi jarak tempuh berdasarkan standar CLTC, yakni 600 km, 700 km, hingga 710 km. Model ini sebelumnya sudah diperkenalkan pada ajang Shanghai Auto Show tahun lalu dan sempat memasuki tahap pra-penjualan di awal bulan ini.

Pabrikan memastikan unitnya sudah siap dikirim ke konsumen dalam waktu dekat. Secara tampilan, bZ7 mengusung bahasa desain khas GAC-Toyota dengan sentuhan modern.

Bagian depan tampil futuristis lewat garis lampu LED horizontal dan daytime running light berbentuk C, dipadukan dengan lampu utama tajam serta gril bawah berukuran besar. Siluet bodinya mengadopsi gaya coupe fastback dari pilar C ke belakang, diperkuat dengan gagang pintu semi-tersembunyi.

Di bagian belakang, lampu LED menyatu memberikan kesan selaras dengan desain depan. Dimensi mobil ini tergolong besar dengan panjang 5.130 mm, lebar 1.965 mm, dan tinggi 1.506 mm, serta jarak sumbu roda mencapai 3.020 mm.

Seluruh varian sudah dibekali pelek 20 inci, sementara pilihan warna eksterior tersedia dalam tujuh opsi berbeda. Masuk ke kabin, kenyamanan menjadi salah satu fokus utama.

Baik kursi depan maupun belakang dilengkapi fitur ventilasi, pemanas, dan pijat. Khusus kursi depan, tersedia desain zero-gravity bermotor ganda yang dirancang untuk meningkatkan kenyamanan saat perjalanan jauh.

Dari sisi teknologi, bZ7 mengandalkan sistem kokpit pintar Huawei HarmonyOS 5.0 yang juga mendukung konektivitas Apple CarPlay. Sistem suara berbasis model besar MoLA Huawei memungkinkan pengenalan suara hingga empat zona, percakapan berkelanjutan, serta eksekusi beberapa perintah sekaligus.

Meski serba digital, tombol fisik penting tetap dipertahankan. Menariknya, mobil ini juga terintegrasi dengan ekosistem Xiaomi melalui aplikasi Mi Home serta dukungan tombol Bluetooth magnetik yang akan hadir di masa depan. Selain itu, tersedia pula kunci digital Huawei StarFlash.

Untuk fitur keselamatan dan bantuan berkendara, bZ7 dibekali sistem ADAS Momenta R6. Pada varian dengan LiDAR, mobil ini membawa total 27 sensor, terdiri dari satu LiDAR, lima radar gelombang milimeter, sebelas kamera resolusi tinggi, dan sepuluh radar ultrasonik.

Sistem ini mendukung fitur Highway NOA (Navigate on Autopilot), navigasi berkendara di area perkotaan, hingga parkir otomatis di berbagai kondisi tanpa biaya langganan tambahan. Performa bZ7 ditopang motor listrik Huawei Drive ONE dengan tenaga puncak 207 kW (278 hp) dan efisiensi mencapai 97,5 persen.

Sumber energinya berasal dari baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) dengan dua pilihan kapasitas, yakni 71,35 kWh dan 88,13 kWh, yang mampu memberikan jarak tempuh hingga 710 km. Fitur pengisian cepat 3C memungkinkan tambahan jarak 300 km hanya dalam waktu 10 menit, serta tersedia fungsi suplai daya eksternal sebesar 6,6 kW.

Sektor kaki-kaki turut diperhatikan lewat penggunaan suspensi udara ruang ganda, peredam kejut SDC, serta sistem pra-pemindaian jalan. Teknologi ini memungkinkan mobil membaca kondisi jalan di depan dan menyesuaikan suspensi secara otomatis untuk meningkatkan kenyamanan berkendara.

Wakil Presiden Penjualan GAC Toyota Peng Baolin, mengungkapkan bahwa bZ7 berhasil mengumpulkan lebih dari 3.100 pesanan terkonfirmasi hanya dalam waktu satu jam setelah peluncuran resminya. Angka ini menjadi sinyal kuat tingginya minat konsumen terhadap sedan listrik terbaru tersebut.