JAKARTA - Pada momen Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 ini Toyota juga secara resmi memulai penjualan New bZ4X Battery EV Produksi Lokal dan New Urban Cruiser Battery EV. Kedua model ini memperkuat pilihan elektrifikasi Toyota untuk memenuhi beragam kebutuhan mobilitas masyarakat di tanah air.
Sebelumnya, Toyota bZ4X generasi pertama masuk Indonesia melalui jalur impor utuh alias CBU dari Jepang. Saat itu, harga Toyota bZ4X tembus Rp1,2 miliaran. Dengan diproduksi lokal, Toyota bZ4X lokal kini jadi lebih murah, dengan banderol Rp799 juta OTR Jakarta.
New bZ4X Battery EV yang kini diproduksi di dalam negeri, hadir dengan sejumlah penyempurnaan signifikan. Termasuk peningkatan kapasitas dan performa baterai, yang memungkinkan jarak tempuh lebih jauh, akselerasi yang lebih responsif, serta pembaruan desain eksterior-interior yang terintegrasi penuh dengan New T-Intouch.
“Dengan berbagai peningkatan, New bZ4X Battery EV menjadi pilihan ideal bagi pelanggan yang ingin merasakan pengalaman berkendara listrik sebagai pelengkap kendaraan yang sudah dimiliki," ujar Vice President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM) Henry Tanoto di Tangerang, Jumat, 21 November.
Toyota bZ4X sebelumnya memiliki baterai berkapasitas 71,4 kWh, sedangkan model barunya menggunakan baterai berkapasitas 73,1 kWh. Dari segi tampilan, desain Toyota bZ4X telah diperbarui. Bagian depan mengusung tampilan baru khas Toyota seperti yang dikenakan pada Prius, Camry facelift, dan CH-R+, yang menurut Toyota lebih ramping dan lebih aerodinamis.
BACA JUGA:

Sementara itu, New Urban Cruiser Battery EV menjadi solusi bagi masyarakat Indonesia yang mendambakan kendaraan elektrifikasi yang stylish, dengan performa andal untuk menemani rutinitas harian di berbagai kondisi lalu lintas.
New Urban Cruiser sendiri belum diproduksi secara lokal, dan dibanderol dengan harga Rp759 juta OTR Jakarta. Sementara itu, sejak awal kehadirannya, Toyota berkomitmen mendukung mobilitas masyarakat Indonesia di setiap tahap kehidupan dan lintas generasi.
“Komitmen kami untuk berkontribusi dan tumbuh bersama Indonesia tercermin dari investasi lebih dari Rp100 triliun yang kami tanamkan di Indonesia. Investasi tersebut bukan hanya untuk memperkuat ekosistem otomotif nasional yang berdaya saing dan berkelanjutan, serta untuk pengembangan R&D, inovasi lokal, dan pengembangan industri pendukung. Bersama para mitra, kami juga telah menciptakan lebih dari 360.000 lapangan kerja di Indonesia,” kata Presiden Direktur TAM, Hiroyuki Ueda dalam kesempatan yang sama.