Bagikan:

JAKARTA - Pabrikan otomotif dari Amerika Serikat (AS), Chevrolet secara resmi menghadirkan model Spark untuk pasar Brasil. Hal menarik lainnya, mobil ini ditenagai oleh listrik murni dan berbasis dari model Baojun Yep Plus yang merupakan hasil dari usaha patungan SAIC-GM-Wuling.

Melansir dari Carscoops, Jumat, 31 Januari, SUV perkotaan tersebut diluncurkan pada acara khusus perayaan 100 tahun Chevrolet merambah ke pasar negeri Samba. Kehadiran mobil ini juga sejalan dengan brand tersebut yang akan meluncurkan sebanyak 10 model terbaru ke pasar Brasil selama 2025.

Model yang akan dijual dengan nama Spark EUV ini tidak memiliki sejumlah perbedaan dibandingkan kembarannnya. Pabrikan hanya memberinya lencana Chevrolet yang menempel di grill depan.

Mobil tersebut memiliki dimensi panjang 3.996 mm dengan wheelbase mencapai 2.560 mm sekaligus menobatkannya sebagai kendaraan terkecil dari Chevrolet saat ini.

Meskipun memiliki dimensi kompak, Spark EUV berbasis dari Baojun Yep Plus ini memiliki teknologi canggih seperti hadirnya layar digital modern dengan layar ganda 10,2 inci dan sistem ADAS yang dikembangkan oleh DJI.

Pabrikan menambahkan satu set pintu ekstra dan kabin empat tempat duduk yang lebih lapang. Ini menjadikan mobil tersebut jauh lebih praktis dan lebih luas dibandingkan dengan kembarannya tersebut.

Chevrolet belum ungkapkan spesifikasi lebih lanjut mengenai Spark EUV, tetapi kemungkinan besar powertrainnya tidak berbeda jauh dengan Baojun Yep Plus.

Sebagai gambaran, Baojun Yep Plus yang dijual di China memiliki motor listrik terpasang di belakang yang memiliki tenaga mencapai 101 hp digabungkan baterai 41,9 kWh. Dengan demikian, mobil tersebut sanggup berjalan sejauh 401 km menurut siklus CLTC.

Harga mengenai model tersebut juga belum diungkapkan untuk pasar Brasil, namun dipastikan Spark EUV akan menjadi salah satu mobil listrik termurah di Brasil. Di China, Baojun Yep Plus dibanderol mulai dari 93.800 yuan atau setara Rp212,4 juta.