JAKARTA – Memori hari ini, tiga tahun yang lalu, 23 Juni 2023, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto puji Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka sebagai pemimpin masa depan. Pujian itu kian menguatkan isu Prabowo menggandeng Gibran dalam Pilpres 2024.
Sebelumnya, isu Gibran maju dalam Pilpres 2024 kian menguat. Narasi itu karena Gibran dianggap sebagai cawapres populer berdasarkan hasil survei. Kondisi itu membawa kehebohan. Namun, Gibran berulang kali menolak wacana tersebut.
Pilpres 2024 jadi kontestasi politik yang ditunggu-tunggu oleh segenap rakyat Indonesia. Narasi itu muncul karena Joko Widodo (Jokowi) tak ikut Pilpres karena sudah dua periode. Otomatis kandidat lainnya muncul ke permukaan.
Nama kandidat kuat capres kemudian mengerucut jadi tiga nama. Mereka adalah Prabowo Subianto, Anies Baswedan, dan Ganjar Pranowo. Ketiga nama itu dianggap punya pendukung yang loyal. Kehebohan justru muncul dari deretan nama tokoh yang masuk daftar cawapres.
Mulanya muncul nama Mahfud MD hingga Agus Harimurti Yudhoyono jadi calon kuat. Namun, secara mengejutkan nama Gibran Rakabuming Raka masuk daftar cawapres populer dalam peta politik.

Kemunculannya kemudian membawa pro dan kontra. Gibran dianggap belum layak maju dalam level Pilpres. Pengalamannya dalam dunia politik belum banyak. Mereka yang mendukung menganggap Gibran layak maju untuk membuktikan generasi muda dapat ambil bagian memimpin bangsa.
Narasi itu kemudian membuat banyak partai politik mulai melirik Gibran. Namun, Gibran coba memutus mata rantai desas-desus yang menyebar. Gibran menganggap narasi dirinya maju dalam Pilpres 2024 hanya rumor. Gibran juga memberikan alasan bahwa pengalaman dan usianya belum cukup.
"Nggakada (ajakan obrolan tentang cawapres). Itu kan rumor saja. Umur belum cukup (wacana jadi cawapres Prabowo),wis takjawab,wispertanyaan lain, umur belum cukup.Please, umurkupiroto? (umur saya berapa sih?)," ujar Gibran sebagaimana dikutip lamantempo.co, 5 Mei 2023.
Bantahan Gibran tak lantas membuat isu dirinya maju dalam Pilpres 2024 mereda. Gibran dipandang sebagai cawapres yang bisa mendulang suara besar. Kecurigaan banyak orang terhadap majunya Gibran juga dilihat dari banyak partai politik yang mulai menganggap Gibran sebagai pemimpin berprestasi.
Ambil contoh Partai Gerindra. Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto tak menampik kabar Gibran yang menyebar terkait kemungkinan Gibran ikut Pilpres 2024 pada 23 Juni 2023. Ia justru muncul memuji Gibran sebagai figur pemimpin masa kini dan masa depan Indonesia.
BACA JUGA:
Pujian itu diungkap Prabowo di depan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dalam Harlah PMII ke-63 di Surakarta. Suatu pujian yang memperkuat spekulasi Gibran sebagai kandidat kuat cawapres mendampingi Prabowo maju pada Pilpres 2024.
"Terima kasih, saya mau pamit dan Mas Wali, saya ingin pamit saudara-saudara, ini (Gibran) pemimpin hari ini dan pemimpin masa depan, terima kasih," ujar Prabowo sebagaimana dikutip lamanCNN Indonesia, 23 Juni 2023.