Sejarah Hari Ini, Elton John Lahir sebagai Ikon Musik juga Pejuang bagi Kaum Homoseksual dan Penderita AIDS
Eltoh John (Instagram/@eltonjohn)

Bagikan:

JAKARTA - Hari ini tepatnya 25 Maret, Sir Elton Hercules John alias Elton John merayakan ulang tahun ke-73. Penyanyi asal Inggris ini memiliki perpaduan unik gaya pop dan rock. Elton John menjadi salah satu ikon musik terbesar abad ke-20. Ia juga pejuang. Dalam banyak hal, terutama isu legalitas hubungan sejenis dan HIV AIDS, dua hal yang lekat dengan namanya.

Dia berbakat secara musik sejak usia muda. Ia pemain musik handal. Lirik-lirik lagu Elton John juga dikenal kuat. Elton John merilis album Amerika pertamanya pada 1970, membuatnya menjadi bintang internasional yang besar.

Beberapa lagu hitnya, yang menduduki puncak tangga lagu, termasuk Crocodile Rock, Philadelphia Freedom, dan Candle in the Wind. Elton John juga menemukan kesuksesan di Broadway untuk Billy Elliot (2008), yang kemudian memenangi sepuluh penghargaan di Tony Awards.

Elton John masuk dalam deretan Rock and Roll Hall of Fame pada 1994 dan gelar kebangsawanan pada 1998. Kecintaannya pada musik tumbuh sejak usia dini.

Elton John bahkan belajar main piano sendiri di usianya kala itu baru empat tahun. Membuktikan bakat yang luar biasa, Elton John memenangi beasiswa untuk program pemuda di Royal Academy of Music di London.

Elton John memiliki hubungan kurang baik dengan sang ayah, Stanley Dwight, seorang anggota Royal Air Force. Orang tuanya bercerai ketika Elton John masih remaja.

John dan ayahnya lalu berselisih tentang masa depannya. Elton John terpikat oleh rock and roll sejak awal memutuskan mengejar karier musik.

Sementara, sang ayah sangat kecewa karena John putus sekolah pada usia 17 tahun untuk mengejar mimpinya itu. Melansir Biography, Elton John mulai bermusik dalam grup bernama Bluesology dan membuat nama panggungnya dari nama dua anggota grup.

Elton John lalu membuat gebrakan pertamanya sebagai penyanyi pada 1969 dengan album Empty Sky, menampilkan lagu-lagu buatannya dan Taupin. Meski demikian, album tersebut gagal.

Elton John dalam konsernya di Australia (Instagram/@eltonjohn)

Elton John kembali meluncurkan album self-titled pada 1970, yang menampilkan hit Your Song. Setelah itu banyak hit yang segera menyusul, seperti Crocodile Rock, Bennie and the Jets, dan Island Girl.

Elton John menikmati serangkaian album terlaris selama ini, termasuk Goodbye Yellow Brick Road (1973) dan Rock of the Westies (1975).

Elton John mengalami kesedihan mendalam ketika kehilangan dua teman baiknya, perancang busana, Gianni Versace dan Putri Diana. Elton John lalu mengerjakan ulang salah satu lagu klasiknya, Candle in the Wind.

Lagu itu dibuat sebagai penghormatannya kepada Putri Diana. Penghasilan dari lagu tersebut disumbangkan ke yayasan amal yang didirikan untuk menghormati Putri Diana. Candle in the Wind terbukti sukses luar biasa. Lagu itu terjual lebih dari 30 juta kopi pada 1997.

Billy Elliott the Musical dan Rocketman

Selain penyanyi dan komposer lagu, Elton John juga berperan penting dalam Billy Elliott the Musical. Pertunjukan yang diadaptasi dari film tahun 2000 itu ditampilkan di Broadway pada 2008, di mana dengan cepat menjadi sukses kritis dan komersial.

John juga mengerjakan film animasi rilisan 2011, Gnomeo & Juliet. Dalam proyek itu ia berperan sebagai produser dan komposer. Bahkan dengan persona panggung yang lembut, John tetap menjadi artis live yang sangat populer.

Pada 2012, ia tampil dengan Ozzy Osbourne, Eric Clapton, Stevie Wonder, dan Paul McCartney, dalam perayaan 60 tahun naik takhta Ratu Elizabeth II. Sekitar waktu ini, terungkap bahwa Elton John dan suaminya sedang mengerjakan film biografi berjudul Rocketman.

Dibintangi oleh Taron Egerton, film ini akhirnya mencapai garis finis dengan pemutaran perdananya di Festival Film Cannes pada Mei 2019. Film tersebut menarik perhatian karena adegan musiknya serta penggambaran seksualitas Elton John yang tak tergoyahkan.

Pengakuan diri sebagai biseksual

Pada 1976, Elton John kembali mencapai puncak tangga lagu dengan Don't Go Breaking My Heart, yang merupakan duetnya dengan Kiki Dee. Setelah itu ia memutuskan istirahat dari musik, memfokuskan energinya pada tim sepak bola yang dia miliki bersama di Inggris.

Di waktu yang bersamaan, Elton John juga secara terbuka mengumumkan bahwa dia adalah seorang biseksual. Tumbuh di masa di mana biseksual atau homoseksual dianggap sebagai gangguan mental, tidak membuat Elton John menutup diri.

Dia justru menjadi lebih berani, lebih keras dan tetap flamboyan dengan cara terbaiknya. Pada 1988, Elton John secara terbuka mengatakan dia "nyaman menjadi gay."

John pernah menikah dengan wanita bernama Renate Blauel pada 1984. Namun keduanya bercerai empat tahun kemudian.

Pada Mei 2005, Elton John melamar kekasih laki-lakinya, David Furnish, lalu mendaftar sebagai kemitraan sipil pada 21 Desember 2005. Ketika pernikahan sesama jenis legal di Inggris pada 2014, pasangan itu mengubah status kemitraan mereka menjadi pernikahan pada 21 Desember 2014.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Elton John (@eltonjohn)

Elton John juga lantang menyuarakan legalitas hubungan sejenis. Sebagai bentuk dukungan untuk pernikahan sesama jenis di Australia pada 2017, Elton John melalui Instagramnya mengunggah foto dirinya dan Furnish di hari pernikahan mereka.

"Saat kami menikah pada 2014, rasanya fakta itu diterima oleh dunia," katanya pada unggahan tersebut.

“Bagi David dan saya, mampu untuk secara terbuka mencintai dan berkomitmen satu sama lain, dan untuk itu diakui dan dirayakan adalah hal yang membuat hidup benar-benar berharga untuk dijalani,” tambah Elton John.

Yang terbaru, Elton John mengecam Vatikan yang ia sebut munafik karena menolak pernikahan sesama jenis. Kekecewaan itu ia utarakan melalui media sosial dengan membandingkan dua berita.

Di bagian kiri, John menyertakan tangkapan layar berita tentang Gereja Katolik yang tidak merestui pernikahan sesama jenis. Di bagian kanan, ada berita mengenai Vatikan yang memberi pendanaan produksi film biopik Elton John berjudul Rocketman.

“Bagaimana bisa Vatikan tidak merestui pernikahan sesama jenis karena itu ‘dosa’ tetapi menarik untung dengan investasi jutaan untuk Rocketman, film yang merayakan kegembiraan pernikahan saya dengan David? #Munafik,” kata John dalam caption.

AIDS dan isu meninggal

Elton John beberapa kali diisukan meninggal, terutama karena penyakit AIDS yang dideritanya. Sejak 1980-an, Elton John telah hidup bersama HIV AIDS. Terakhir, dalam International AIDS Conference di Washington, Amerika Serikat (AS), Elton John menyatakan rasa syukur masih hidup hingga hari ini.

Elton John menyebut sejumlah sahabatnya, seperti pentolan Queen, Freddie Mercury dan akator Rock Hudson yang meninggal karena AIDS sebelum menginjak 60 tahun. Dalam kesempatan itu Elton John juga membeberkan masa lalunya sebagai bintang rock n roll, bagaimana ia terjerumus dalam kehidupan penuh narkoba dan seks bebas.

“Saya seharusnya sudah mati, berada dua meter di dalam peti mati. Saya yang terkena AIDS tahun 1980 dan meninggal di tahun 1990 seperti Freddie Mercury dan Rock Hudson ... Setiap hari saya berpikir, bagaimana saya bisa bertahan hingga sekarang,” kata Elton John, dikutip Antara.

Elton John, bagaimanapun adalah penyintas AIDS yang sangat kuat sekaligus menginspirasi. Sang bintang mendirikan Elton John AIDS Foundation (EJAF) pada 1992, setelah kerabatnya, Ryan White meninggal di tahun 1990 karena virus itu.

Sejak didirikan, EJAF telah mengumpulkan lebih dari 200 juta dolar AS donasi dalam upaya menghapus diskriminasi terhadap orang-orang dengan HIV AIDS (ODHA). Ia memberikan dukungan bagi berbagai program inovatif pencegahan HIV, edukasi, hingga menyediakan perawatan dan layanan langsung bagi ODHA, serta memotivasi pemerintah untuk mengakhiri AIDS.

*Baca Informasi lain soal SELEBRITAS atau baca tulisan menarik lain dari Putri Ainur Islam.

 

SEJARAH HARI INI Lainnya