Bagikan:

JAKARTA - Tampilan radiant look kembali mendominasi tren makeup tahun ini. Alih-alih riasan yang tebal dan kompleks, pendekatan yang lebih ringan dengan hasil akhir kulit sehat dan bercahaya justru semakin diminati.

Tren makeup satu ini begitu populer karena dapat memberikan kesan segar, natural, namun tetap elegan menjadi kunci utama, terutama untuk momen spesial seperti perayaan Hari Raya yang identik dengan tampilan rapi dan elegan.

Makeup ini juga menunjukkan pergeseran cara pandang terhadap makeup. Riasan tidak lagi sekadar untuk mempercantik, tetapi menjadi bagian dari keseluruhan gaya yang mencerminkan kepribadian.

Di berbagai panggung mode, termasuk Ramadan Rhapsody 2026 di Pakuwon Mal Bekasi, makeup hadir sebagai pelengkap yang menyatu dengan busana, menciptakan harmoni antara estetika dan karakter.

Founder Red Berry, Ernia Aprilia, menyebut konsep makeup tahun ini lebih menekankan pada total look yang selaras. Makeup tidak berdiri sendiri, melainkan mendukung keseluruhan tampilan agar terlihat lebih hidup dan berkarakter.

"Kami setiap tahunnya ingin mempresentasikan total look beauty yang sesuai tren, khususnya untuk Hari Raya. Jadi makeup itu melengkapi keseluruhan tampilan desainer, supaya terlihat lebih fresh, elegan, dan menyatu,” ujarnya usai closing ceremony Ramadan Rhapsody 2026 di Bekasi, baru-baru ini.

Tren radiant look menekankan tampilan kulit yang sehat, lembap, dan bercahaya alami, bukan sekadar efek glowing dari makeup yang tebal.

Fokus utamanya adalah menciptakan kesan wajah yang segar dan “hidup”, seolah kulit memancarkan cahaya dari dalam. Karena itu, riasan ini cenderung ringan dan tidak menutupi tekstur asli kulit, sehingga hasil akhirnya terlihat lebih natural dan effortless.

Untuk mendapatkan tampilan ini, penggunaan makeup dimulai dari skin prep yang baik, seperti pelembap dan serum agar kulit terhidrasi. Base makeup yang dipilih biasanya foundation atau tinted moisturizer dengan coverage ringan hingga medium dan hasil akhir dewy.

Blush bertekstur krim atau liquid dengan warna soft seperti peach atau pink diaplikasikan tipis agar menyatu dengan kulit, sementara highlighter digunakan secara halus di titik-titik tertentu seperti tulang pipi untuk memberi efek cahaya tanpa berlebihan.

Pada area mata dan bibir, pendekatannya tetap minimalis namun segar. Eyeshadow bernuansa netral dengan sedikit shimmer, eyeliner tipis, serta maskara yang memberi efek lentik natural menjadi pilihan utama.

Untuk bibir, penggunaan lip tint, lip balm berwarna, atau gloss lebih sering digunakan agar tampilan tetap ringan dan lembap. Keseluruhan makeup ini dirancang untuk menonjolkan keindahan alami wajah, bukan mengubahnya secara drastis.

Tren makeup 2026
Tren makeup 2026 di Ramadan Rhapsody. (Dinno/VOI)

Brand Manager Revlon Indonesia, Angelique Tirtasaputra, melihat tren ini juga berkaitan erat dengan meningkatnya kesadaran perempuan untuk mengekspresikan diri secara lebih autentik.

"Kita ingin mendorong perempuan untuk berani menunjukkan jati dirinya. Setiap orang punya panggungnya sendiri, jadi penting untuk tampil percaya diri dan menjadi versi terbaik dari dirinya,” ungkapnya.

Ia menambahkan makeup kini semakin inklusif, mampu mengakomodasi berbagai gaya, termasuk tampilan modest yang tetap bisa terlihat chic dan modern. Pendekatan ini membuat tren kecantikan terasa lebih fleksibel dan tidak membatasi.

Senada dengan itu, Ernia menilai riasan yang baik tidak harus berlebihan. Justru dengan tampilan yang lebih sederhana, karakter wajah dan keindahan alami bisa lebih menonjol tanpa kehilangan sentuhan elegan.

"Yang penting itu bagaimana makeup bisa membuat tampilan terlihat cantik, fresh, dan tetap elegan tanpa terasa ‘berat’,” katanya.