JAKARTA - Finlandia kembali dinobatkan sebagai negara paling bahagia di dunia dalam laporan World Happiness Report 2026. Laporan ini juga menunjukkan Finlandia berhasil mempatahankan peringkat pertama selama 9 tahun berturut-turut.
Negara-negara Nordik lainnya seperti Islandia, Denmark, Norwegia, dan Swedia, juga konsisten berada di jajaran peringkat 10 besar. Keberhasilan ini diperoleh berkaitan dengan kombinasi faktor.
Mulai dari tingkat kesejahteraan yang tinggi, distribusi kekayaan yang merata, sistem perlindungan sosial yang kuat, hingga harapan hidup yang sehat. Presiden Finlandia, Alexander Stubb, mengatakan tidak ada hal instan di balik kebahagiaan negaranya, melainkan komitmen pada kebebasan, kesetaraan, dan keadilan.
Adapun beberapa hal utama yang berpengaruh besar pada kebahagiaan penduduk Finlandia adalah pendidikan gratis yang berkualitas, layanan kesehatan terjangkau, kebebasan individu, korupsi rendah, serta akses yang mudah ke alam yang menenangkan.
Semua hal tersebut membuat penduduknya merasa aman dan sejahtera. Terlebih dengan keseimbangan hidup dan kerja, dan akses ke alam yang mudah, memberikan penduduk Finlandia kesempatan untuk relaksasi dan mengurangi stres.
Finlandia juga sangat dihargai oleh wisatawan karena estetika desainnya yang menarik. Mulai dari alam, hotel, restoran, hingga spa yang fokus pada kesejahteraan.
Sementara itu, selain penobatan negara terbahagia, laporan World Happiness Report 2026 juga menyoroti generasi muda, khususnya di negara berbahasa Inggris dan Eropa Barat.
Mengutip dari VN Express, Sabtu, 21 Maret 2026, dalam satu dekade terakhir, tingkat kepuasan hidup kelompok usia di bawah 24 tahun di wilayah seperti Amerika Serikat, Kanada, Australia, dan Selandia Baru, mengalami penurunan yang signifikan.
Salah satu faktor utamanya diduga adalah penggunaan media sosial dalam durasi panjang. Dampak ini terasa paling kuat terjadi pada remaja perempuan.
Laporan juga mencatat untuk tahun kedua berturut-turut, tidak ada negara berbahasa Inggris yang masuk dalam 10 besar negara paling bahagia. Hal ini menjadi tantangan yang harus segera dihadapi, untuk mengembalikan esensi dari kebahagiaan penduduk negara.