Bagikan:

JAKARTA - Lebaran memang tidak terasa lengkap jika tidak makan makanan lezat seperti opor ayam, rendang, ketupat, dan lainnya. Namun, perlu diingat bahwa semua makanan tersebut mengandung santan yang tinggi.

Konsumsi makanan bersantan secara berlebihan dapat membebani sistem pencernaan, meningkatkan kadar kolesterol, dan membuat tubuh terasa lebih berat.

Oleh karena itu, penting untuk mengontrol porsi makanan bersantan saat Lebaran. Tak hanya itu, penting juga untuk melakukan detoks yang tepat setelah konsumsi makanan bersantan, agar metabolisme kembali seimbang seperti di bawah ini.

  1. Perbanyak minum air putih

Dikutip dari WebMD, pada Sabtu, 21 Maret 2026, cara detoks pertama yaitu menghidrasi tubuh dengan rutin. Perbanyak minum air putih setiap harinya, dan hindari konsumsi minuman manis-manis agar detoks tubuh berhasil.

Air putih dapat membantu membuang racun dari dalam tubuh melalui urine dan keringat. Minumlah setidaknya 8 gelas per hari untuk menjaga hidrasi dan mempercepat proses detoksifikasi.

  1. Konsumsi makanan tinggi serat

Untuk detoks tubuh setelah banyak konsumsi makanan bersantan adalah dengan memperbanyak konsumsi makanan tinggi serat. Seperti sayruan hijau, buah-buahan, dan biji-bijian.

Makanan-makanan tersebut kaya akan serat yang dapat membantu melancarkan pencernaan dan mengeluarkan sisa lemak yang banyak terkandung dalam santan, serta racun dari dalam tubuh.

  1. Olahraga

Jangan lupa untuk berolahraga atau melakukan aktivitas fisik. Dengan olahraga maka akan lebih efektif memperbaiki tubuh setelah banyak konsumsi makanan bersantan.

Anda dapat melakukan olahraga seperti jogging, yoga, atau sekadar berjalan kaki. Kegiatan ini dapat membantu mengeluarkan racun melalui keringat, serta meningkatkan metabolisme agar tubuh lebih cepat kembali bugar.