Bagikan:

JAKARTA - Menjelang hari raya Lebaran, hubungan antara Insanul Fahmi dan Inara Rusli dikabarkan semakin tidak harmonis. Kuasa hukum Insanul, Tommy Tri Yunanto, mengakui bahwa komunikasi di antara kedua belah pihak saat ini sedang berada di titik terendah.

"Ya udah cukup renggang ya, karena kemarin ada statement yang seperti itu, jadi Inara menyelesaikan dulu urusan dengan Mawa," ujar Tommy saat ditemui di Polda Metro Jaya, Senin, 16 Maret.

Meskipun hubungan dengan Inara memburuk, Insanul yang saat ini berada di Medan berencana untuk terbang ke Jakarta saat Lebaran. Fokus utamanya bukan untuk bertemu Inara, melainkan demi sang buah hati.

"Rencana Mas Insanul akan ke Jakarta, tapi di lebaran pertama atau kedua ya. Sekarang posisi masih di Medan. Jadi kemungkinan nanti lebaran pertama kedua bisa kita (ke Jakarta)," kata Tommy menjelaskan rencana kliennya.

Tommy meragukan akan ada momen perayaan Lebaran bersama antara Insanul dan Inara. Menurutnya, Inara saat ini sedang sangat sibuk dengan urusannya sendiri sehingga pertemuan tersebut sulit terjadi.

"Eh kayaknya sih nggak ya (lebaran bareng Inara). Tapi karena memang Inara sekarang ini kan lagi sibuk sendiri ya, lagi sibuk sendiri. Jadi harusnya..." ucap Tommy menggantungkan kalimatnya.

Harapan terbesar Insanul pada momen Idulfitri kali ini hanyalah bisa menghabiskan waktu bersama anak-anaknya. Ia sangat merindukan kehadiran mereka di tengah konflik rumah tangga yang sedang bergejolak.

"Iya, jadi Insanul tuh pengennya dia kalau lebaran ini bisa anak-anaknya... dia bisa ketemu, bisa ikut bareng sama anak-anak gitu sih, pengennya seperti itu. Cuman kalau nanti dia nggak bisa ya mungkin komunikasi aja nanti seperti apa," tutur Tommy.

Tommy menyayangkan adanya kesan pembatasan akses bagi Insanul untuk menemui anak-anaknya belakangan ini. Ia menegaskan bahwa secara hukum dan nurani, hak seorang ayah untuk bertemu anak tidak boleh dihalangi.

"Terakhir-terakhir iya (menutup ruang), karena nggak ada komunikasi juga yang bagus untuk anak ya. Saya rasa nih yang harus dipertegas dan dibuat aturan seperti apa ke depannya. Karena anak nggak bisa dibatasin kan, kalau untuk anak ke bapak dan ibunya," tegasnya lagi.

Mengenai kelanjutan rumah tangga, Tommy menyatakan bahwa Insanul sudah berada pada tahap ikhlas. Jika memang perceraian adalah jalan yang diinginkan Inara, kliennya tidak akan mempersulit proses tersebut.

"Kalau Mawa hanya mau lanjut ya lanjut, mau bercerai bercerai ya. Jadi kalau dia meminta untuk apa yang diinginkan oleh Mawa, dia ikut aja. Insanul merasa kalau memang Mawanya udah niat untuk mau bercerai ya sudah, dia ikhlas," tutup Tommy.