JAKARTA - Dalam menerapkan gaya hidup sehat tidak harus dengan mendadak melakukan perubahan besar. Memulai gaya hidup sehat bisa dimulai dengan kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten.
Founder & Coach SANA Studio, Laila Munaf, mengatakan bahwa kurangnya pengetahuan bukan masalah untuk memulai hidup sehat, melainkan soal motivasi dan cara awal untuk memulai perubahannya.
“Rasa malas atau keinginan untuk mencari kenyamanan instan membuat seseorang lebih memilih aktivitas yang minim usaha,” tutur Laila, pada peringatan lima tahun program wellness AIA Vitality, di Menteng, Jakarta, pada Kamis, 5 Maret 2026.
Laila menyampaikan bahawa semangat untuk menjalani gaya hidup sehat biasanya sangat tinggi di awal. Namun, saat perubahan yang diharapkan tidak terlihat, maka motivasi tersebut bisa menurun dan akhirnya kebiasaan sehat berhenti begitu saja.
Oleh karena itu, penting untuk melakukan perubahan kebiasaan kecil dahulu yang realistis dan mudah dilakukan setiap hari. Dengan langkah ini, maka gaya hidup sehat lebih mudah untuk diterapkan dan berjangka panjang.
Adapun kebiasaan kecil tersebut seperti membiasakan minum air putih yang cukup setiap hari, mengurangi konsumsi minuman manis, hingga mulai berolahraga ringan.
“Misalnya dengan membiasakan diri minum air yang cukup, kurangi konsumsi minuman manis, tidur lebih teratur, atau mulai berolahraga ringan beberapa kali dalam seminggu,” jelasnya.
Selain itu, memiliki faktor pendukung lainnya untuk juga penting untuk terus konsisten menjalani gaya hidup sehat. Seperti mengikuti program kesehatan dan kebugaran berinsentif, yakni dengan AIA Vitality dari PT AIA Financial (AIA Indonesia).
BACA JUGA:
Pada program ini nasabah akan diberikan pengetahuan, motivasi dan sebagai prasarana untuk membantu mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat, lebih lama, dan lebih baik.
“Program ini membantu nasabah membangun kebiasaan sehat terproteksi yang pada akhirnya mengurangi risiko kesehatan jangka panjang, sekaligus memperkuat keberlanjutan ekosistem proteksi,” ujar Chief Marketing Officer AIA Indonesia, Kathryn Parapak.
Dengan program tersebut, seseorang juga bisa memperkuat rasa kebersamaan melalui berbagai aktivitas komunitas, yang bisa semakin memotivasi perubahan gaya hidup sehat.
Seperti AIA Vitality Women’s 10K pada 26 April 2026 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dan AIA Vitality Live, yang mempertemukan ribuan peserta dalam ruang positif yang merayakan gerakan dan kebugaran.
“Media sosial, komunitas kebugaran, serta akses informasi wellness yang lebih mudah telah mendorong banyak orang Indonesia untuk mengambil langkah kecil namun berarti menuju hidup lebih sehat. Program seperti AIA Vitality memberi akuntabilitas dan reward yang membuat kebiasaan sehat terasa lebih mudah dan menyenangkan,” pungkas Laila Munaf.