Bagikan:

YOGYAKARTA – Ciri-ciri vitamin palsu perlu diketahui agar konsumen terhindar dari risiko kesehatan serius serta kerugian ekonomi.

Belum lama ini, pengguna media sosial dihebohkan dengan isu penjualan berbagai merek vitamin yang diduga palsu di e-commerce.

Salah satu pengguna X dengan akun @Racu********* mengimbau khalayak untuk lebih berharu-hati saat membeli vitamin di platform belanja daring. Sebab, ada beberapa merek vitamin yang diduga palsu dan tidak memiliki izin resmi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI.

“You guys should be careful aboit FAKE vitamin in S*****. Sebenarnya udah banyak yang bahas dari tahun2 lalu, sayangnya masih dijual+review palsi padahal isinya cuma gummy gelatin & minyak ikan. Mending cari brand2 yang udah familiar atau lokal aja missal IPI,” tulis akun terebut pada Minggu, 25 Januari 2026.

Tak hanya itu, akun tersebut juga mengunggah gambar vitamin yang diduga palsu, antara lain dari merek Mulittea, Kirkland, Bbeeaauu, hingga Imatchme. Kebanyakan vitamin tersebut dijual dengan harga relatif murah.

Lantas, bagaimana ciri-ciri vitamin palsu? Untuk mengetahuinya, simak penjelasan dalam artikel di bawah ini.

Ciri-Ciri Vitamin Palsu

Dikutip dari laman Direktorat Intelijen Obat dan Makanan, berikut ciri-ciri vitamin palsu yang perlu diketahui:

  • Dijual Lebih Murah dari Harga Pasaran

Vitamin palsu biasanya dijual dengan harga yang jauh lebih rendah dibandingkan produk sejenis. Diskon yang tidak masuk akal patut dicurigai, terutama jika produk tersebut berasal dari merek yang sudah dikenal luas.

  • Kemasan Tidak Rapi dan Mencurigakan

Perhatikan kondisi kemasan vitamin sebelum membeli. Produk palsu sering kali memiliki kemasan rusak, segel terbuka, warna label pudar, tulisan buram, atau terdapat kesalahan ejaan. Selain itu, informasi penting seperti tanggal kedaluwarsa dan nomor izin edar sering kali tidak dicantumkan dengan jelas.

  • Informasi Produk Tidak Lengkap

Vitamin asli wajib mencantumkan komposisi, dosis, aturan konsumsi, peringatan, serta nama produsen atau distributor. Jika label produk memberikan klaim kesehatan berlebihan atau tidak masuk akal, hal tersebut bisa menjadi indikasi vitamin palsu.

  • Tidak Terdaftar di BPOM

Salah satu ciri-ciri vitamin palsu yang paling mudah dikenali adalah tidak adanya Nomor Izin Edar (NIE) dari BPOM. Konsumen disarankan untuk selalu memeriksa keaslian nomor BPOM melalui situs resmi BPOM atau aplikasi BPOM Mobile.

  • Dijual di Tempat yang Tidak Terpercaya

Vitamin palsu sering dipasarkan melalui akun media sosial anonim, situs tidak resmi, atau penjual yang tidak memiliki reputasi jelas. Sebaiknya beli vitamin hanya di apotek, toko obat resmi, atau distributor terpercaya.

Bahaya Mengonsumsi Vitamin Palsu

Masih dari sumber yang sama, berikut bahaya minum vitamin palsu bagi kesehatan:

  • Kandungan Zat Berbahaya yang Mengancam Tubuh

Salah satu bahaya mengonsumsi vitamin palsu adalah berpotensi kandungan zat berbahaya yang tidak dicantumkan pada label. Beberapa produk ilegal diketahui mengandung logam berat non-esensial seperti timbal, kadmium, dan kromium dalam kadar melebihi batas aman.

Paparan zat ini dapat menyebabkan keracunan, gangguan organ, hingga meningkatkan risiko penyakit kronis termasuk kanker.

Selain itu, vitamin palsu yang terkontaminasi juga berpotensi memicu cedera hati akibat zat kimia tertentu. Dalam kondisi parah, kerusakan hati dapat berkembang menjadi gagal hati akut yang memerlukan penanganan medis intensif.

  • Tidak Memberikan Manfaat Kesehatan

Vitamin palsu umumnya tidak mengandung nutrisi atau bahan aktif sesuai klaim yang tertera pada kemasan. Kandungannya sangat minim, bahkan bisa sama sekali tidak memberikan efek kesehatan. Konsumsi produk semacam ini hanya membuang waktu dan biaya, sementara masalah kesehatan yang dialami tidak tertangani secara tepat.

  • Risiko Interaksi Obat yang Berbahaya

Bagi seseorang yang sedang menjalani pengobatan, bahaya mengonsumsi vitamin palsu menjadi semakin besar. Beberapa vitamin palsu mengandung bahan kimia tersembunyi yang dapat berinteraksi dengan obat resep. Interaksi ini berpotensi menurunkan efektivitas obat, meningkatkan efek samping, hingga menyebabkan reaksi toksik yang membahayakan nyawa.

Demikian informasi tentang ciri-ciri vitamin palsu dan bahayanya bagi kesehatan. Dapatkan update berita menarik lainnya dengan mengunjungi laman VOI.id.

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+