Bagikan:

YOGYAKARTA – Dalam suatu ekosistem tidak hanya terdiri dari makhluk hidup saja. Lingkungan juga jadi salah satu komponen dalam ekosistem yang punya peran besar bagi keberlangsungan sistem. Artinya ekosistem terdiri dari banyak komponen yang memiliki hubungan timbal balik. Untuk memahami apa saja komponen yang ada dalam suatu ekosistem simak artikel berikut ini.

Komponen dalam Ekosistem​

Istilah ekosistem awalnya dikenalkan pada tahun 1935 oleh seorang ahli ekologi yang berasal dari Inggris bernama Arthur Tansley. Ia menekankan bahwa makhluk hidup tidak hanya hidup sendiri, namun menggangungkan hidup satu sama lain pada faktor lingkungan di mana mereka tinggal.

Dalam artikel berjudul Kajian Fungsi Area Green Open Space sebagai Pengendali Daya Dukung Ekosistem Pada Pembelajaran Biologi di SMA yang ditulis oleh Al Muzzammil Al Rabb (Prosiding Seminar Nasional Pendidikan:2017) dijelaskan bahwa ekosistem terdiri dari dua komponen, yaitu lingkungan fisik atau makhluk tidak hidup (komponen abiotik) dan komponen makhluk hidup (komponen abiotik).

Komponen biotik adalah seluruh makhluk hidup yang ada di suatu ekosistem. Contoh makhluk yang termasuk komponen biotik adalah manusia, mikroorganisme, tumbuhan, hingga hewan.

Sedangkan komponen abiotik mencakup berbagai unsur fisik serta kimia. Contoh yang termasuk unsur abiotik adalah tanah, air, udara, cahaya matahari, dan suhu. Seluruh komponen tersebut menjadi media sekaligus sumber energi untuk kehidupan makhluk hidup yang ada di satu ekosistem.

Komponen penyusun ekosistem tersebut kemudian saling mempengaruhi sekaligus bergantung satu sama lain. Keterkaitan tersebut berupa hubungan timbal balik atau interaksi yang bisa terjalin antara biotik maupun abiotik.

Contoh interaksi yang terjalin antara komponen biotik dengan abiotik adalah penyerapan cahaya matahari, air, mineral, hingga kabrondioksida oleh tumbuhan. Komponen tersebut dibutuhkan agar bisa fotosintesis. Setelah itu tumbuhan menghasilkan oksigen yang sangat dibutuhkan oleh makhluk hidup baik masia atau hewan.

Ciri-ciri Ekosistem

Dalam buku berjudul Ekologi dan Lingkungan yang ditulis oleh Johan Sukweenadhi, Ph.D., dijelaskan bahwa ekosistem bisa berukukuran besar atau kecil. Ekosistem juga bisa ditemukan di berbagai tempat seperti hutan, padang rumput, laut, danau, atau bisa juga taman kota. Berikut ini ciri-ciri ekosistem yang bisa diketahui.

  • Memiliki sumber energi yang konstan, umumnya berupa cahaya matahari atau panas bumi di ekosistem yang ditemukan di dasar laut yang dangkal.
  • Populasi makhluk hidup mampu menyimpan energi dalam bentuk materi organik.
  • Terdapat daur materi yang berkesinambungan antara populasi dan lingkungannya.
  • Terdapat aliran energi dari satu tingkat ke tingkat yang lainnya.

Itulah informasi terkait komponen dalam ekosistem. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.