JAKARTA - Bermain dalam film bergenre horor komedi ternyata memberikan tantangan yang tak terduga bagi para aktornya. Angga Yunanda dan Wavi Zihan, dua bintang utama "Sebelum Dijemput Nenek", kompak mengakui bahwa melucu di depan kamera jauh lebih sulit daripada berakting ketakutan.
Wavi Zihan, yang sudah sering bermain di film horor, justru merasa sangat tertekan saat harus melakoni adegan komedi pertamanya.
"Itu tantangan. Komedi. Jadi aku tuh baru kali ini ya dapat project yang tiap mau take tuh deg-degan," akunya di kantor VOI, belum lama ini.
Ia merasa beban untuk bisa lucu sangatlah berat, meskipun porsi komedi utamanya tidak berada di karakternya.
"Ternyata komedi itu jauh lebih berat loh," tegasnya.
Angga Yunanda pun sependapat. Menurutnya, komedi membutuhkan pemahaman yang mendalam mengenai tempo, waktu (timing), dan ekspresi yang tepat.
"Kita harus paham banget sama tempo juga, terus kayak timing, pilihan kata dan pilihan ekspresi itu sangat mempengaruhi bibit komedi yang akan keluar," jelas Angga.
BACA JUGA:
Beradu akting dengan para komika senior seperti Dodit Mulyanto dan Oki Rengga menjadi sebuah "sekolah" baru bagi mereka. Keduanya banyak belajar dan mengamati bagaimana para maestro komedi bekerja.
"Aku baru ternyata fun fact-nya mereka punya teori yang cukup berat loh sebenarnya," ungkap Wavi.
Ia menyadari bahwa di balik setiap lelucon, ada perhitungan yang matang. Mereka juga sering berdiskusi dengan comedy consultant dan para komika di lokasi syuting untuk memastikan adegan mereka bisa mengundang tawa.
"Aku sering sih bertanya sama Bang Oki. 'Bang, ini lucu enggak?' 'Enggak dek'," cerita Wavi.
Film Sebelum Dijemput Nenek sendiri akan mulai tayang pada 22 Januari mendatang.