Bagikan:

YOGYAKARTA – Manajemen strategi adalah adalah studi yang menjadi bagian dari manajemen bisnis. Fokus bidang studi ini adalah pada pengembangan, perencanaan, hingga pelaksanaan suatu strategi demi terwujudnya target dalam jangka panjang. Bidang studi ini mempelajari banyak hal dan ilmunya dapat diterapkan ke berbagai bisnis.

Manajemen Strategi Adalah

Dalam buku berjudul MANAJEMEN STRATEGI: Buku Ajar Perkuliahan Bagi Mahasiswa yang ditulis oleh Dra. Mimin Yatminiwati, M.M. (Widya Gama Press:2019) dijelaskan bahwa manajemen strategi adalah sebuah proses atau rangkaian kegiatan pengambilan keputusan demi mencapai tujuan.

Rangkaian pengambilan keputusan dalam manajemen stratgei sifatnya mendasar dan menyeluruh dengan dibarengi dengan penetapan cara pelaksanaan. Seluruh aspek tersebut dibuat oleh pimpinan perusahaan atau organisasi lalu diimplementasikan oleh seluruh jajaran.

Pada prinsipnya, manajemen strategi adalah proses yang akan membantu perusahaan atau organisasi untuk mengidentifikasi apa yang sebenarnya ingin dicapai. Sebagai contoh, perusahaan ingin mencapai peningkatan laba sebesar 20 persen dibanding tahun lalu, atau ingin ekspansi bisnis di kota lain. Demi mencapai tujuan itu perlu dibuatlah manajemen strategi.

Manfaat Manajemen Strategi pada Perusahaan

Manajemen strategi dibentuk bukan tanpa tujuan. Studi ini dilakukan karena manajemen strategi memiliki beberapa manfaat yakni sebagai berikut.

  1. Manfaat materi

Manajemen strategi yang diterapkan oleh organisasi dinilai mampu mendatangkan keuntungan dibanding organisasi yang tidak menerapkannya. Hal serupa juga terjadp pada bisnis atau perusahaan, di mana terjadi peningkatan terhadap penjualan, profitabilitas, dan produktivitas dibandingkan dengan perusahaan yang tidak menerapkan perencanaan yang matang.

  1. Manfaat non-materi

Selain materi, merancang manajemen strategi berhasi mendatangkan beberapa keuntungan yang bersifat non-material yakni sebagai berikut.

  • Mampu mengidentifikasi serta mengeksploitasi peluang baru
  • Memiliki kerangka kerja yang baik demi meningkatkan koordinasi serta pengendalian kegiatan
  • Meminimalisir kerugian yang mungkin terjadi
  • Meningkatkan efektivitas waktu dan sumber daya
  • Mendong pertumbuhan perusahaan atau organisasi

Penerapan Manajemen Strategi

Manajemen strategi dilakukan dengan berbagai tahapan yang memiliki tujuan masing-masing. Berikut ini penerapan yang bisa dilakukan.

  • Sensing (Pendeteksian)

Langkah pertama adalah organisasi atau perusahaan wajib memahami lingkungan internal dan eksternal demi mengidentifikasi peluang sekaligus ancaman yang mungkin akan terjadi. Langkah ini membutuhkan banyak masukan yang relevan dari orang-orang yang ada di organisasi.

  • Interpreting (Penafsiran)

Jika data telah terkumpul, penafsiran perlu dilakukan untuk memahami sekaligus menjabarkan apa saja peluang dan ancaman yang akan menimpa organisasi. Pimpinan juga perlu memahami apa saja kelemahan dan kekuatan yang bisa dimanfaatkan untuk tujuan baik.

  • Formulating (Perumusan)

Di tahap ini perlu dilakukan pengembangan strategi yang tepat agar peluang dapat tergali dan ancaman bisa ditekan. Rumusan strategi wajib selaras dengan tujuan perusahaan.

  • Implementing (Pelaksanaan)

Jika strategi sudah dirumuskan lalu langkah selanjutnya adalah implementasi. Langkah ini perlu dilakukan dengan mengalokasikan seluruh sumber daya yang dimiliki dan diperlukan.

  • Learning (Pembelajaran)

Organisasi tetap harus mempelajari hasil dari strategi yang telah diterapkan, baik dari kegagalan atau keberhasilan yang dicapai. Dengan proses learning ini perusahaan bisa kembali menyusun strategi yang lebih baik di masa mendatang.

Memahami manajemen strategi adalah sesuatu yang penting sehingga perlu diperhatikan dengan baik. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.