JAKARTA - Olahraga padel tengah menjadi fenomena baru di Indonesia. Olahraga yang memadukan unsur tenis dan squash ini bukan hanya diminati oleh atlet dan komunitas olahraga, tetapi juga semakin merambah kalangan profesional yang mencari aktivitas sehat sekaligus hiburan sosial.
Kombinasi permainan yang cepat, teknik yang mudah dipelajari, dan sifatnya yang inklusif menjadikan padel populer di berbagai lapisan masyarakat. Belakangan, padel juga menjadi media untuk gerakan sosial, seperti yang terlihat di ajang Padel for Hope 2025.
Ini merupakan sebuah turnamen padel amal yang digagas oleh Yayasan Ronald McDonald House Charities (Yayasan RMHC) bekerja sama dengan Showtime Padel. Acara ini berhasil mengumpulkan donasi lebih dari Rp600 juta (sebelum administrasi), yang akan disalurkan untuk pembangunan rumah singgah terbesar milik Yayasan RMHC di Indonesia, berlokasi di Kemanggisan, Jakarta Barat.
Rumah singgah ini bertujuan membantu keluarga pasien anak penderita penyakit kronis yang dirujuk ke RSJPD Harapan Kita, RSAB Harapan Kita, dan RS Kanker Dharmais.
"Kami sangat senang melihat antusiasme dan mengapresiasi dukungan luar biasa dari para peserta, sponsor, dan seluruh masyarakat yang telah berkontribusi melalui Padel for Hope 2025. Semangat mereka menunjukkan bahwa nilai kepedulian masih sangat hidup di masyarakat kita. Setiap rupiah yang terkumpul akan menjadi bagian dari harapan bagi anak-anak dengan penyakit kronis serta keluarga mereka,” ujar Caroline Djajadiningrat, Ketua Yayasan RMHC dalam keterangannya kepada VOI.
BACA JUGA:
Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci kesuksesan acara ini. Salah satunya datang dari McDonald’s Indonesia, sponsor utama sekaligus mitra donasi Yayasan RMHC sejak 2011, yang turut mendukung kegiatan ini dalam rangka memperluas akses kesehatan anak-anak Indonesia.
Turnamen ini diadakan pada 8–9 November 2025 di Crown Padel, Alam Sutera, dengan total 120 tim dari lima kategori: Men Bronze Open, Women Lower Bronze Open, Men Silver Open, dan Men & Women Influencer Cup. Lebih dari 200 peserta dan 300 penonton turut meramaikan acara dua hari tersebut.
"Padel for Hope 2025 menjadi contoh kebaikan bisa diwujudkan dengan cara yang menyenangkan dan bermakna. Dukungan kami bukan hanya pada turnamen ini, tetapi juga pada misi besar Yayasan RMHC untuk meningkatkan kesehatan anak-anak Indonesia yang berasal dari keluarga kurang mampu," jelas Meta Rostiawati, Associate Director of Communications McDonald’s Indonesia.
Tahun ini, dirilis juga McHappy Socks edisi spesial, yang mana seluruh hasil penjualannya disalurkan untuk pembangunan Rumah Singgah Yayasan RMHC yang keempat.
Perlu diketahui, setiap tahunnya sekitar 80.000 bayi di Indonesia lahir dengan Penyakit Jantung Bawaan (PJB), dan sebagian besar di antaranya harus menjalani pengobatan intensif dalam jangka panjang.
Yayasan RMHC memahami pentingnya kehadiran rumah singgah yang dekat dengan fasilitas kesehatan, khususnya bagi keluarga berpenghasilan rendah yang harus tinggal jauh dari rumah selama perawatan.
"Kami mengucapkan rasa syukur dan terima kasih. Dukungan ini mengingatkan kami bahwa tidak ada anak yang berjuang sendirian dan kami memastikan setiap anak dapat menjalani pengobatan dengan dukungan penuh keluarga, karena No Child Heals Alone. Rumah singgah di Kemanggisan akan menjadi yang terbesar kami, dengan 66 kamar dan empat lantai, serta memberi harapan baru bagi ribuan keluarga pasien anak,” ungkap Caroline.
Yayasan RMHC telah menggandeng PERKI (Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia) untuk memperluas akses pendampingan medis. Hingga kini, tiga rumah singgah RMHC di Jakarta dan Denpasar telah menyediakan lebih dari 45.000 malam menginap untuk 1.800 keluarga pasien anak.
Semangat gotong-royong terus digaungkan. Donasi untuk Padel for Hope masih dibuka hingga 30 November 2025. Setiap bentuk dukungan membawa secercah harapan bagi anak-anak pejuang dan keluarganya.