YOGYAKARTA – Jika Anda ingin mengembangkan potensi buah hati secara alami, metode montessori bisa jadi pilihan tepat. Dalam dunia pendidikan, pakar mengenal metode montessori sebagai pengembangan potensi anak yang dilakukan sejak dini secara alami. Metode ini dikembangkan oleh ahli pendidikan anak dari Italia.
Mengenal Metode Montessori
Dalam tulisan Model Pembelajaran Montessori Anak Usia Dini oleh Masyrofah yang terbit di Jurnal As-Syiban dikatakan bahwa metode montessori adalah pembelajaran yang dikembangkan oleh dokter wanita asal Italia bernama Maria Montessori. Pada tahun 1870, Maria Montessori dikenal sebagai ahli pendidikan anak di klinik psikiatri Universitas Roma.
Metode montessori pada dasarnya mengedepankan kebebasan anak untuk beraktivitas sesuai dengan minatnya secara mandiri sehingga kepercayaan diri pun akan didapatkan. Perlu diketahui, maksud dari mandiri dalam pemikiran montessori adalah anak mendapat kebebasan untuk belajar dengan orang tua atau orang dewasa sebagai pengarah sekaligus pendukung.
Prinsip Belajar Montessori
Dalam pembelajaran montessori, ada beberapa prinsip-prinsip yang dikembangkan oleh Maria Montessori yakni sebagai berikut.
- Menghormati anak
Prinsip dasar metode montessori adalah menghormati anak. Artinya mereka mendapatkan kebebasan dalam menjalani proses belajar. Pendidik yang menerapkan metode pembelajaran montessori harus sadar bahwa anak tak hanya menjadi penerima informasi, namun menjadi agen aktif pada proses pembelajaran.
- Anak mampu mendidik diri mereka sendiri
Maria Montessori menilai, anak punya kapasitas bawaan untuk belajar secara mandiri. Mereka tak hanya mendapat informasi dari luar, tapi juga berkembang dengan cara-cara yang melibatkan eksplorasi dan pengalama hidup.
- Adanya periode sensitif
Periode sensitif adalah momen saat anak lebih peka terhadap rangsangan tertentu sehingga mampu belajar dengan cara yang lebih mudah sekaligus efisien. Saat periode ini terjadi, anak akan menampakkan minat mereka dari dunia sekitar. Saat periode ini terjadi, kesempatan tersebut harus dimanfaatkan agar anak mampu menggali minat mereka.
- Pentingnya lingkungan yang disiapkan dengan baik
Dalam metode montessori, lingkungan harus mendukung kebebasan, kemandirian, dan eksplorasi anak. Persiapan tentu mencakup seluruh alat edukasi serta materinya.
Metode Pembelajaran Montessori
Melalui jurnal ilmiahnya, Masyrofah mengatakan bahwa pembelajaran montessori menerapkan beberapa metode yakni sebagai berikut.
- Metode eksperimen
Metode ini dilakukan untuk memancing keaktifan anak agar mau melakukan percobaannya sendiri, mengamati proses, hingga mencapatkan hasil dari percobaannya. Lewat eksperimen, anak mampu mencari sekaligus menemukan jawaban atas persoalan yang dihadapinya.
- Metode demonstrasi
Metode ini dilakukan dengan cara memperlihatkan suatu proses atau kejadian. Tujuannya adalah agar anak bisa menirukan. Selain melihat, anak juga dituntut untuk mendengarkan keterangan yang diberikan oleh guru sehingga tujuan demonstrasi bisa ditangkap.
- Metode pemberian tugas
Pemberian tugas bisa dilakukan dengan memberikan latihan-latihan. Dalam montessori diyakini bahwa latihan mampu menunjang perkembangan. Namun, anak juga akan dibiarkan untuk melakukannya secara mandiri dengan pengawasan dari guru.
Selain mengenal metode montessori, kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.