Bagikan:

YOGYAKARTA – Ali Bin Abi Thalib adalah salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW yang punya peran besar dalam penyebaran agama Islam. Sebagai sahabat Nabi, Ali memiliki gelar terpuji. Gelar Ali Bin Abi Thalib adalah Karramallahu Wajhah. Artikel ini akan menjelaskan gelar yang dimiliki Ali Bin Abi Thalib beserta maknanya.

Gelar Ali Bin Abi Thalib

Ali bin Abi Thalib adalah sepupu Nabi Muhammad SAW. Ayah Ali adalah kaka dari ayah Nabi Muhammad yaitu Abdullah. Semasa hidup, Ali dan Nabi memiliki kedekatan yang istimewa. Karena kedekatan itu Ali termasuk golongan orang yang memeluk agama Islam di periode awal sekaligus masuk dalam 10 Sahabat Nabi yang dijamin masuk surga.

Keistimewaan Ali Bin Abi Thalib juga diakui oleh umat Islam. Ali dianggap sebagai sahabat Nabi yang spesial hingga membuat ia mendapat gelar “Karramallahu Wajhah” yang artinya Semoga Allah Memuliakannya.

Dilansir dari NU Online, Gelar Karramallahu Wajhah untuk Ali dimaksudkan sebagai bentuk penghormatan yang tak pernah melakukan perbuatan musyrik sepanjang hidupnya.

Serupa, dalam artikel yang dimuat di website resmi Universitas Islam An Nur Lampung dikatakan bahwa gelar Karramallahu Wajhah yang disematkan pada nama Ali Bin Abi Thalib tidak hanya karena perbuatannya yang tidak pernah mendekati musyrik. Alasan lainnya adalah karena ketampanan wajah Ali. Selain itu ia dikenal sebagai seseorang yang menjaga auratnya sesuai ajaran agama Islam.

Keistimewaan Ali Bin Abi Thalib

Ali Bin Abi Thalib dianggap sebagai Sahabat Nabi yang memiliki beberapa keistimewaan, beberapa di antaranya adalah sebagai berikut, dilansir dari berbagai sumber.

  • Memiliki kecerdasan dan ilmu yang luas

Salah satu keistimewaan Ali bin Abi Thalib adalah kecerdasan yang dimilikinya. Bahkan, Nabi Muhammad mengakui kecerdasan sahabatnya tersebut. Pengakuan terhadap kecerdasan Ali bahkan diakui melalui sabda Rasulullah SAW.

Dilansir dari NU Online, Nabi Muhammad mengumpamakan jika dirinya adalah kotanya ilmu, Ali adalah gerbang ilmu (Ana madinatul ilmi wa Ali babuha).

  • Setia dengan Nabi Muhammad SAW

Sebagai seorang Sahabat Nabi, kesetiaannya Ali tidak perlu diragukan lagi. Ada banyak kisah Ali yang menggambarkan kesetiannya terhadap Rasulullah, salah satunya saat ia tidur di kamar Nabi dengan maksud mengelabuhi orang Quraish yang berencana membunuh Nabi Muhammad. Namun saat penyergapan dilakukan, pembunuh dari Quraish tidak mendapati Nabi namun Ali. Karena penyamaran itu rencana jahat kaum Quraish gagal. Sedangkan Nabi Muhammad berhasil lolos dan meninggalkan Kota Makkah.

  • Sangat menjaga pandangannya

Keistimewaan lain dari Ali adalah selalu menjaga pandangannya. Bahkan, Ali selalu memalingkan wajahnya agar tidak melihat aurat. Ali juga tidak suka memandang ke bawah ketika berhubungan dengan istrinya sehingga tidak memandang aurat siapapun termasuk miliknya.

Itulah informasi terkait gelar Ali Bin Abi Thalib. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+