Bagikan:

JAKARTA - Dalam ritme harian yang padat, mencuci handuk kerap menjadi bagian dari rutinitas yang dianggap sepele. Namun siapa sangka bahwa langkah sederhana ini dapat berdampak besar terhadap kualitas pakaian dan tekstil di rumah? 

VOI akan mengungkap mengapa memisahkan handuk dari cucian pakaian dan sprei bukanlah sekadar pilihan nyaman, melainkan keputusan cerdas yang memberi pengaruh nyata terhadap kebersihan, keawetan kain, dan kesehatan keluarga.

Kenapa Handuk Sebaiknya Dicuci Terpisah

Menurut artikel dari Southern Living, dinukil pada Senin, 10 November, mencuci handuk bersama pakaian dan linen lain sebenarnya tidak disarankan. 

Beberapa alasannya antara lain:

  • Handuk memiliki tekstur dan bobot yang lebih berat dibandingkan pakaian biasa atau sprei. Saat dicampur, handuk bisa “menarik” atau “membelit” kain yang lebih ringan, sehingga dapat merusak struktur atau bentuk pakaian tersebut. 
  • Handuk biasanya juga memerlukan pengeringan yang lebih lama. Jika digabung dengan cucian lainnya, maka barang yang lebih ringan bisa mengalami penyusutan atau keausan karena siklus pengeringan yang tak sesuai. 
  • Dari sisi kebersihan, handuk seringkali lebih ‘terpapar’ debu, kotoran, atau bakteri terutama bila digunakan untuk membersihkan permukaan atau hewan peliharaan. Mencucinya bersama sprei atau pakaian bisa meningkatkan risiko kontaminasi silang. 

Tips Praktis Mencuci Handuk Agar Hasil Maksimal

Berikut beberapa kiat dari para pakar untuk menjaga kualitas handuk dan cucian lainnya:

Cuci handuk baru sebelum digunakan

Handuk baru mungkin dilapisi finishing agar terasa lembut di toko tapi lapisan itu bisa mengurangi daya serap. Mencucinya beberapa kali terlebih dahulu membantu memastikan handuk siap untuk dipakai. 

Kelompokkan menurut jenis penggunaan

Pisahkan handuk mandi, handuk dapur, maupun handuk kebersihan lainnya. Begitu pula warna terang dan gelap untuk menghindari perpindahan warna. 

Gunakan air panas untuk cucian handuk

Karena handuk lebih berat dan lebih kotor dibanding pakaian harian, mencuci dengan air panas membantu membersihkan secara lebih efisien. 

Tambahkan bahan bantu bila perlu

Misalnya, setengah cangkir baking soda untuk air keras, atau sedikit cuka putih untuk mengurangi bau lembap dan menjaga warna tetap cerah. 

Kesalahan Umum yang Sering Terjadi

Tak sedikit orang tanpa sengaja melakukan hal-hal berikut yang justru merugikan:

  • Memasukkan terlalu banyak handuk dalam satu mesin cuci karena beratnya akan membuat drum tidak seimbang, proses pencucian kurang optimal, atau bahkan mesin bekerja terlalu keras. 
  • Menggunakan pelembut kain (fabric softener) secara rutin untuk handuk. Padahal pelembut mengandung silikon yang bisa membuat serat handuk “kebal” terhadap air menurunkan daya serap dan membuat handuk tampak lembap lebih lama. 
  • Mencampur handuk dengan sprei ataupun pakaian ringan yang seharusnya memerlukan perlakuan berbeda dari sisi pencucian dan pengeringan.

Dengan memperlakukan cucian handuk sebagai kategori tersendiri dengan siklus, kelompok, dan frekuensi yang sesuai, Anda tak hanya menjaga kebersihan rumah, tetapi juga memperpanjang umur pakaian, sprei, dan handuk itu sendiri. Kebiasaan sederhana ini bisa membuat perbedaan signifikan dalam rutinitas laundry Anda, sekaligus menambah nilai gaya hidup elegan yang bahkan terlihat dari hal-hal kecil seperti tekstil rumah.

Semoga panduan ini membantu Anda menciptakan rutinitas laundry yang lebih cermat dan elegan.