JAKARTA - Tatiana Maslany mengajak publik untuk membatalkan langganan Disney+ mereka sebagai bentuk boikot. Bintang She-Hulk ini menyuarakan ketidakadilan Disney setelah menghentikan acara Jimmy Kimmel Live.
Penayangan acara Jimmy Kimmel Live dilakukan setelah presenter kondang itu membicarakan kematian Charlie Kirk dan menyebut kelompok MAGA berusaha membuat orang lain menjadi antagonis, padahal mereka sendiri yang antagonis.
Melalui akun Instagram-nya, Tatiana Maslany meminta pengikutnya untuk membatalkan langganan mereka di Disney+, Hulu, dan ESPN.
Tatiana Maslany menjadi She-Hulk dalam serial orisinal Disney+ itu pada tahun 2024. Setelah ajakan tersebut, beberapa aktor juga menyuarakan ketidak adilan terhadap Jimmy Kimmel.
Aktris Amy Landecker mengunggah tangkapan layar yang menunjukkan ia sudah membatalkan langganan pada Kamis, 18 September.
BACA JUGA:
Nexstar Media selaku perusahaan produksi yang menangani bahwa “Komentar yang dibuat oleh Kimmel terkait pembunuhan Charlie Kirk sangat tidak disetujui dan akan digantikan dengan acara yang berkaitan dengan ABC.”
Episode yang menjadi perbincangan adalah Jimmy Kimmel membuat monolog yang selalu ia lakukan di awal acara. Ia mengatakan kelompok MAGA (Make American Great Again) mencoba menambah poin politik mereka setelah Kirk meninggal.
Charlie Kirk meninggal pada 10 September di Utah Valley University karena ditembak oleh seorang pria misterius. Tiga hari kemudian, kepolisian mengumumkan terduga penembak sudah ditangkap.
“Kita mencapai titik terendah ketika kelompok MAGA mencoba merancang orang yang membunuh Charlie Kirk sebagai siapa pun dibanding menyebut dia adalah salah satu dari mereka,” kata Jimmy Kimmel dalam acara tersebut.
Keputusan Disney dan ABC untuk menghentikan acara ini kemungkinan berkaitan dengan respons publik terhadap pembunuhan Kirk. Aktivis pro-Trump itu dianggap sebagai pahlawan dan dianggap kematiannya sebagai bentuk perjuangan, namun tidak sedikit yang merasa kontra dan menyebut kontrovesi yang dilakukan Kirk.