JAKARTA - Penari profesional Didik Nini Thowok menjelma sebagai dukun manten untuk film Perempuan Pembawa Sial. Ia berperan sebagai Mbah Warso, seorang dukun manten yang bertugas merias calon pengantin.
Lahir dan hidup dalam budaya, Didik Nini Thowok pernah menjadi seorang dukun manten sebelum mendalami karier sebagai penari.
“Kebetulan saya pernah jadi dukun manten, tapi saya sudah meninggalkan profesi tapi karena saya belajar profesi. Saya senang sekali (dengan film ini) apalagi mas Fajar (Nugros) menjalankan tradisi jawa karena dukun manten sekarang banyak yang tidak tahu tradisi seperti sembogo sehingga saya berperan total,” cerita Didik Nini Thowok dalam konferensi pers film Perempuan Pembawa Sial di Jakarta Selatan pada Rabu, 10 September.
“Saya sempat kesulitan mencari bahan karena sudah tidak diproduksi karena terpengaruh modernisasi jadi cari bahannya susah. Saya juga konsultasi dengan ahli sansekerta dan dia bisa membaca prasasti. Saya dibukakan buku mantra untuk pengantin yang asli dari asmara dana,” jelasnya.
BACA JUGA:
Dalam film ini, penari 70 tahun itu juga menggunakan topeng yang ada sejak tahun '80-an. Ia juga menunjukkan tariannya dalam film untuk sebuah adegan yang menarik.
“Topeng ini usianya sudah tua. Topeng ini dari Bali, dari cat tulang. Jadi jaman dulu untuk mengecat akrilik itu dari tulang binatang tapi ada juga pakai tulang manusia,” lanjut Didik Nini Thowok.
“Dalam akting akan ada muncul improvisasi. Aku banyak dilepas sutradara dan muncul on the spot. Saya juga sharing dengan mas Fajar soal laweyan dan saya tertarik dengan mas Fajar membawa Laweyan dan beda dengan aslinya tapi mirip,” katanya.
Ada pun, akting Didik Nini Thowok bisa disaksikan dalam film Perempuan Pembawa Sial akan tayang di bioskop Indonesia mulai 18 September 2025.