Bagikan:

JAKARTA - Organisasi internasional Transparency International, sebuah lembaga swadaya masyarakat berbasis di Berlin yang fokus memberantas korupsi, baru saja merilis daftar negara paling korup di dunia tahun 2024. Daftar ini dikenal dengan nama Corruption Perceptions Index (CPI) dan mencakup 180 negara.

Menurut Transparency International, negara-negara yang berada di peringkat terbawah indeks ini umumnya mengalami korupsi sistemik akibat lemahnya tata kelola pemerintahan, kurangnya akuntabilitas, serta instabilitas politik.

"Indeks ini tidak hanya menjadi cerminan tingkat korupsi di suatu negara, tetapi juga alat advokasi yang menyoroti perlunya reformasi," kata ujar François Valerian, Chair of Transparency International, dikutip dari laman CNBC.

Berikut adalah 10 negara yang menempati posisi terburuk dalam Corruption Perception Index (CPI) 2024.

1. Sudan Selatan

Negara ini menempati posisi pertama sebagai yang paling korupsi. Konflik sipil yang berkepanjangan serta salah kelola pendapatan minyak membuat korupsi semakin parah.

2. Somalia

Masih bergulat dengan pemerintahan yang rapuh dan pengaruh kelompok militan seperti Al-Shabaab, Somalia terus terjerat korupsi sistemik.

3. Venezuela

Krisis ekonomi dan politik menyebabkan pejabat tinggi dituding menggelapkan dana negara, khususnya dari sektor minyak.

4. Suriah

Perang sipil membuat korupsi merajalela, baik di kubu pemerintah maupun kelompok pemberontak yang sama-sama menguasai sumber daya.

5. Libya

Pasca tumbangnya Gaddafi, negara ini tidak memiliki otoritas pusat yang kuat, sehingga milisi menguasai sumber daya dan melakukan praktik korupsi besar-besaran.

6. Eritrea

Rezim otoriter dengan monopoli penuh atas sumber daya membuat korupsi terjadi di setiap lini.

7. Equatorial Guinea

Presiden dan keluarganya dituding menggelapkan miliaran dolar dari kekayaan minyak, sementara rakyat banyak yang hidup miskin.

8. Nikaragua

Pemerintahan Ortega disebut menyalahgunakan dana negara sekaligus menekan oposisi politik.

9. Korea Utara

Rezim Kim Jong-un dikenal penuh rahasia dan korupsi, dengan elite politik menimbun sumber daya negara sementara rakyat hidup dalam kemiskinan.

10. Myanmar

Junta militer yang berkuasa terus mengendalikan ekonomi dan sumber daya, sehingga praktik korupsi semakin melekat dalam struktur negara.

Indonesia masih berada cukup jauh dari jajaran 10 besar. Dalam Indeks Persepsi Korupsi (CPI) 2024, negara ini tercatat menempati urutan ke-37.

Angka tersebut menunjukkan Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam memberantas praktik korupsi.

Meski begitu, posisinya sedikit membaik dibanding tahun sebelumnya, di mana Indonesia hanya berada di peringkat ke-34.