JAKARTA - Bunga matahari yang menjulang tinggi dan berwarna-warni selalu tampak mencolok di taman saat musim panas. Dan ketika bunga-bunga indah itu layu, mereka akan menghasilkan biji yang dapat dimakan, salah satu camilan terbaik yang bisa Anda tanam di kebun.
Mengetahui kapan dan bagaimana memanen biji bunga matahari membutuhkan latihan, tetapi tips berikut akan membantu Anda memetik bunga matahari saat bijinya sedang dalam rasa terbaik.
Waktu Terbaik Memanen Biji Bunga Matahari
Menyadur Better Homes & Gardens, Jumat, 1 Agustus, jika Anda memeriksa bagian belakang kemasan biji bunga matahari, Anda akan melihat bahwa biasanya terdapat informasi tentang "waktu berbunga". Namun, informasi ini biasanya merujuk pada kapan bunga matahari akan mekar. Kebanyakan kemasan biji tidak memberikan informasi apapun tentang kapan biji bunga matahari akan siap dipanen.
Kebanyakan varietas bunga matahari mekar dalam waktu sekitar dua hingga tiga bulan, tetapi biji bunga matahari membutuhkan waktu satu bulan untuk matang setelah bunganya mekar atau 80 hingga 140 hari setelah disemai. Biji bunga matahari dapat dipanen dari Juli hingga Oktober, tergantung waktu penanaman dan varietas yang Anda tanam.
Cara Mengetahui Kapan Biji Bunga Matahari Siap Dipanen
Mengetahui kapan harus memanen biji bunga matahari memang membutuhkan keseimbangan. Memanennya terlalu awal akan menghasilkan biji kecil dan hambar. Jika dipanen terlalu lambat, burung dan satwa liar lainnya mungkin akan mendahului Anda. Terlebih lagi, beberapa varietas bunga matahari matang lebih cepat daripada yang lain. Tetapi ada tanda-tanda yang bisa Anda perhatikan saat memutuskan apakah biji bunga matahari Anda sudah matang.
Saat bunga matahari matang dan bijinya berkembang, bunganya mengering dan terkulai di batang dan daunnya mulai menguning. Jika Anda memeriksa bagian belakang bunga matahari, Anda akan melihat kepala bunga yang sudah matang berubah warna dari hijau menjadi cokelat kekuningan, dan kelopaknya layu dan rontok. Semua ini merupakan tanda-tanda utama bahwa bunga matahari siap dipetik.
Cara Memanen Biji Bunga Matahari
Saat panen tiba, petani memiliki dua pilihan dasar untuk memanen biji bunga matahari. Biji dapat dikeringkan langsung di tanaman atau dipanen lebih awal dan dikeringkan di dalam ruangan. Pengeringan di luar ruangan biasanya menghasilkan biji yang sedikit lebih lezat. Namun, membiarkan biji matang sepenuhnya di tanaman meningkatkan kemungkinan burung melahap biji sebelum Anda sempat memetiknya.
Jika Anda lebih suka mengeringkan biji bunga matahari di dalam ruangan, panenlah bunga matahari ketika bagian belakang kepala bunga berubah dari hijau menjadi kuning. Untuk memanennya, potong batang bunga matahari dengan pisau tajam atau gunting pangkas sekitar 15–30 cm di bawah kepala bunga, buang sisa daun, dan ikat dua hingga tiga batang bunga matahari dengan benang. Gantung ikatan bunga matahari ini terbalik di tempat yang gelap dan berventilasi baik hingga benar-benar kering, dan bagian belakang kepala bunga berubah menjadi cokelat.
Sedangkan jika lebih memilih mengeringkan biji bunga matahari di luar ruangan, tutupi bunga matahari dengan kantong kertas, kain kasa, atau kain kasa halus segera setelah kelopaknya mulai layu. Ini melindungi biji bunga matahari dari burung lapar saat biji mengering di bawah sinar matahari. Ketika bagian belakang bunga matahari berubah warna menjadi cokelat, potong kepala bunganya dan bawa ke dalam ruangan untuk mengumpulkan bijinya.
BACA JUGA:
Setelah bunga matahari matang, langkah selanjutnya adalah membuang bijinya. Ambil mangkuk atau ember besar dan gosok biji bunga matahari dari bunganya dengan ibu jari atau sikat. Anda juga bisa menggosok dua kepala bunga untuk membantu mengeluarkan bijinya. Biji matang seharusnya montok dan terbentuk dengan baik dan akan mudah terpisah dari kepala bunga saat mengolahnya. Jika biji tampak belum matang, gantung bunga matahari hingga kering selama beberapa hari lagi.
Cara Memanggang dan Menyimpan Biji Bunga Matahari Segar
Meski Anda dapat memakan biji bunga matahari mentah segera setelah dipanen, memanggang biji akan meningkatkan rasanya dan membuat kulitnya lebih mudah dikupas.
Untuk memanggang biji bunga matahari, sebarkan biji segar dalam satu lapisan di atas loyang dan panggang pada suhu 200°C selama lima menit. Setelah dipanggang, kulitnya akan mudah retak, tetapi jika masih sulit dibuka, panggang biji dengan interval 2 menit hingga kering. Berhati-hatilah agar tidak terlalu matang atau membuat biji bunga matahari menjadi cokelat, karena ini akan mengurangi rasanya.
Untuk memanggang dan mengasinkan biji bunga matahari, masukkan 1 cangkir biji bunga matahari mentah ke dalam satu liter air dengan 2 hingga 4 sendok makan garam. Didihkan air di atas kompor, kecilkan api, dan rebus biji bunga matahari selama 15 menit. Tiriskan biji, sebarkan di atas loyang dalam satu lapisan, dan panggang pada suhu 200°C selama 10 hingga 15 menit hingga kering.
Biji bunga matahari mentah maupun panggang dapat disimpan dalam wadah kedap udara di dapur Anda selama sekitar 2 hingga 3 bulan. Untuk penyimpanan lebih lama, simpan biji bunga matahari di dalam freezer agar tetap segar selama setahun. Jangan lupa simpan beberapa biji bunga matahari mentah untuk ditanam kembali di kebun tahun depan.