JAKARTA — Gedung Abdullah Kamil di Padang, yang lama terbengkalai, segera bertransformasi menjadi creative hub bagi seniman dan komunitas budaya. Menteri Kebudayaan Fadli Zon memastikan komitmen penuh pemerintah dalam upaya renovasi gedung bersejarah itu.
Dalam pertemuan di kantor Kementerian Kebudayaan, Rabu,9 Juli, Fadli menegaskan langkah konkret sudah direncanakan bersama Yayasan Genta Budaya dan perwakilan keluarga Abdullah Kamil. “Sangat disayangkan jika gedung ini terus dibiarkan rusak. Dulu, tempat ini menjadi pusat pameran, pertunjukan, dan diskusi budaya. Sekarang saatnya kita hidupkan kembali,” tegas Menbud Fadli dalam keterangan tertulis yang dikutip Kamis, 10 Juli.
Gedung Abdullah Kamil berdiri di atas lahan hibah seluas 4.314 meter persegi. Arsitekturnya menyerupai rumah gadang khas Minangkabau. Gedung ini diresmikan Tien Soeharto pada 7 Mei 1992 dan pernah menjadi simbol geliat budaya di Sumatera Barat.
Menteri Kebudayaan menekankan pembentukan organisasi baru sebagai langkah awal sebelum renovasi fisik dimulai. “Kita butuh kepengurusan yang solid agar pengelolaan ke depan lebih profesional dan mandiri. Gedung ini harus produktif sekaligus bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Sekretaris Yayasan Genta Budaya, Edy Utama, sepakat pentingnya merumuskan arah pengelolaan baru. “Renovasi saja tidak cukup. Kita harus pastikan gedung ini aktif mendukung kegiatan seni dan budaya,” kata Edy.
Sulaiman, perwakilan keluarga Abdullah Kamil, juga menegaskan dukungan penuh. Baginya, gedung ini bukan sekadar bangunan. “Ini warisan Pak Abdullah Kamil untuk masyarakat Padang. Kami mendukung sepenuhnya renovasi dan pengelolaannya,” tuturnya.
BACA JUGA:
Direktur Sarana dan Prasarana Ferry Arlian serta Staf Khusus Menteri Bidang Ekonomi dan Industri Kebudayaan Anindita Kusuma Listya turut hadir dalam pertemuan yang berlangsung lugas dan penuh semangat.
Menteri Fadli berharap renovasi Gedung Abdullah Kamil tak hanya memulihkan fisik bangunan, tetapi juga menciptakan ruang seni yang inklusif. “Kami ingin gedung ini jadi creative hub. Tempat pertemuan ide, karya, dan energi baru bagi generasi muda,” tandasnya.