JAKARTA - Tuntutan pekerjaan setiap harinya dapat memberikan tekanan yang besar bagi banyak orang. Tekanan yang terus-menerus dirasakan ini bisa membuat seseorang mengalami burnout, yakni kondisi kelelahan fisik, emosional, dan mental.
Burnout yang tidak diatasi dapat menyebabkan stres berkepanjangan di tempat kerja atau dalam aktivitas harian lainnya. Oleh karena itu, burnout akibat tekanan pekerjaan harus diatasi sejak awal untuk mencegah dampak lebih serius. Berikut beberapa tips untuk mengatasinya yang dapat Anda coba, dikutip dari Fast Company, pada Selasa, 8 Juli 2025.
1. Identifikasi burnout yang dirasakan
Tips pertama untuk memulihkan diri dari burnout akibat tekanan pekerjaan adalah mengidentifikasi bahwa Anda memang mengalaminya. Identifikasi akan kelelahan tersebut dapat dilakukan dengan memperhatikan suasana hati dan tingkat energi saat bekerja, yang dibandingkan dengan saat tidak bekerja.
“Ketika tingkat stres Anda tetap sama atau menjadi lebih buruk, itu biasanya merupakan tanda bukan stres normatif. Itu adalah burnout,” kata psikolog klinis, Joe Grasso.
2. Mengelola waktu dan prioritas
Jika sudah menyadari bahwa diri sedang burnout akibat pekerjaan, Anda harus mulai mengelola waktu dan prioritas hidup dengan lebih baik. Buatlah daftar tugas berdasarkan urgensi dan kepentingannya, fokus pada penyelesaian tugas pada satu waktu, daripada merasa kewalahan akibat banyak pekerjaan.
Jangan ragu untuk menolak tugas tambahan, terlebih jika tugas tersebut di luar bidang pekerjaan Anda yang seharusnya.
3. Menjaga keseimbangan hidup
Perlu diketahui bahwa menetapkan batasan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi sangatlah penting. Temukan keseimbangan antara pekerjaan, kehidupan pribadi, dan waktu untuk diri sendiri.
Luangkan waktu untuk melakukan hobi, aktivitas relaksasi, atau sekedar beristirahat di akhir pekan. Anda juga harus mengaja pola makan sehat, tidur yang cukup dan berolahraga teratur, karena kesehatan fisik dan mental juga berkaitan erat.
4. Meminta dukungan
Jika burnout sudah sangat parah dan mengganggu kehidupan sehari-hari, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan psikolog. Mereka dapat memberikan dukungan emosional dan strategi yang tepat untuk mengatasi burnout.
BACA JUGA:
Selain ahli, Anda juga dapat meminta dukungan dari teman, keluarga, atau orang yang sangat Anda percayai untuk berbagi masalah dan mendapatkan perspektif baru.