YOGYAKARTA – Melempar jumrah adalah salah satu rangkaian ibadah Haji yang penting. Melempar jumrah dilakukan saat jemaah haji berada di Mina. Dalam prosesi ini, jemaah akan melempar tujuh kerikil ke jumrah, tiga tiang batu yang tersedia. Tidak hanya melempar kerikil, jemaah juga perlu membaca doa melempar jumrah sebagai salah satu bentuk ketaatan kepada Allah SWT.
Doa Melempar Jumrah
Dilansir dari website resmi Muhammadiyah, doa lempar jumrah dibaca setiap melontarkan kerikil. Doa yang dibaca adalah sebagai berikut.
اللهُمَّ اجْعَلْهُ حَجًّا مَبْرُورًا، وَذَنْبًا مَغْفُورًا
Allahumma-j‘alhu ḥajjan mabrūran, wa dzanban maghfūran
Artinya:
“Ya Allah, jadikanlah ini haji yang mabrur dan dosa yang diampuni”
Selain doa di atas, jemaah haji juga boleh mengucap takbir setiap melempar kerikil ke jumrah. Takbir yang dibaca adalah sebagai berikut, dilansir dari NU Online.
اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ وَللهِ الْـحَمْدُ
Allāhu akbar, Allāhu akbar, Allāhu akbar. Lā ilāha illallāhu wallāhu akbar. Allāhu akbar wa lillāhil hamdu
Artinya:
“Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tiada tuhan selain Allah. Allah Maha Besar. Segala puji bagi-Nya.” (Syekh Khatib as-Syarbini, Mughnil Muhtaj, [Beirut: Darul Kutub Ilmiyah, ], Juz 2, halaman 268)
BACA JUGA:
Doa Setelah Melempar Jumrah
Jamaah haji juga disarankan untuk membaca doa sesudah melontar jumrah Sugra (Ula), Wusta, dan Kubra (Aqabah). Doa yang bisa dibaca adalah sebagai berikut, dilansir dari Doa dan Zikir Manasik Haji Dan Umrah yang diterbitkan oleh Kementerian Agama RI.
ٱلْـحَمْدُ لِلَّهِ ٱلَّذِي ٱخْتَارَ رَطْبًا طَيِّبًا مُّبَارَكًا فِيهِ، ٱللَّهُمَّ لَا أُخْصِي ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَىٰ نَفْسِكَ، ٱللَّهُمَّ إِلَيْكَ أَفْضَتْ وَمِنْ عَذَابِكَ أَشْفَقْتُ وَإِلَيْكَ رَغِبْتُ وَرَهِبْتُ وَدَهِشْتُ فَقَلَّ نُصْرِي، وَأَعْظَمْ أَجْرِي، وَٱرْحَمْ نَصْرِي عَنِّي، وَٱقْبَلْ تَوْبَتِي، وَأَقِلْ عَثْرَتِي، وَٱسْتَجِبْ دَعْوَتِي، وَٱعْطِنِي سُؤْلِي، ٱللَّهُمَّ لَا تَجْعَلْنَا مِمَّنْ حَرَّمْتَهُ، وَلَا تُخْلِنَا مِنَ ٱلْمَغْفِرَةِ، وَٱجْعَلْنَا فِي عِبَادِكَ ٱلصَّالِحِينَ يَا أَرْحَمَ ٱلرَّاحِمِينَ
Al-ḥamdu lillāhi ʿalā kaṡīrin ṭayyiban mubārakan fīh. Allāhumma lā uḥṣī ṡanā’an ʿalaika anta kamā aṡnaita ʿalā nafsik. Allāhumma ilai-ka afḍaltu wa min ʿaẓā’ika asyfaqu wa ilai-ka.
Zunna wa mulka-ka wa hibtu-ka faqabbil nusukī wa aʿẓim ujrī, warḥam naṣrī, wa-aqil ʿaṡratī, wa-aqil ʿaṡratī, wa-ṣaffi qalbī, wa-aqil ʿaṡratī, wa-aṭliq lisānī, wa-aṭʿim sawlī. Allāhumma lā tahrimnā ajra hāżā wa lā taftinnā baʿdahu, waghfirlana fī ʿibādika aṣ-ṣāliḥīn yā arḥamar-rāḥimīn.
Artinya:
Segala puji bagi Allah, pujian yang banyak lagi baik dan membawa berkat di dalamnya. Ya Allah, sekali-kali kami tidak mampu menghitung pujian untuk-Mu, sesuai pujianMu atas diri-Mu. Ya Allah, hanya kepadaMu aku berserah diri, dari siksa-Mu aku mohon belas kasihan, dan terhadap rahmatMu aku berharap dan atas azab-Mu aku takut. Terimalah ibadahku, perbesarlah pahalaku, sayangilah kerendahan hatiku, terimalah taubatku, perkecilah kekeliruanku, perkenankanlah permohonanku dan berikanlah permintaanku. Ya Allah kabulkanlah doa kami, dan jangan Engkau jadikan kami orang-orang yang berdosa, tetapi masukkanlah kami dalam hamba-Mu yang saleh wahai Tuhan Yang Paling Pengasih.
Itulah doa melempar jumrah yang bisa dibaca. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.