Memoar Dave Grohl, <i>The Storyteller</i>: Penuh Cinta, Tawa, Kehilangan dan Rasa Malu
Dave Grohl (Twitter @foofighters)

Bagikan:

JAKARTA - Pentolan band hard rock Foo Fighters, Dave Grohl akan menerbitkan memoar. The Storyteller - demikian judulnya, diterbitkan oleh Simon & Schuster di Inggris dan Dey Street Books di AS, pada 5 Oktober mendatang.

Buku ini berakar dari akun Instagram Dave's True Stories milik Grohl. Menurut penerbitnya, akan menjadi perayaan musik tentang momen-momen yang telah membentuk Grohl menjadi pria seperti sekarang ini.

“Dari kecelakaan masa kecil yang lucu, momen keluarga yang menyentuh, meninggalkan rumah untuk melihat dunia pada usia 18, hingga cerita spektakuler tentang Nirvana, Foo Fighters, David Bowie, Joan Jett, Iggy Pop, Paul McCartney," Departemen Humas Simon & Schuster mengatakan dilansir dari Loudersound, Rabu, 7 April. 

"(Juga) bermain drum untuk Tom Petty di Saturday Night Live, tampil di Gedung Putih, dan bahkan menari dengan AC/DC, dengan penuh cinta, tawa, kehilangan, dan rasa malu di sepanjang karier, The Storyteller adalah tampilan yang menarik pada kehidupan yang hidup dengan keras.”

Sementara itu, Grohl mengungkap bahwa ada benang merah dalam semua hal yang dia lakukan: “Mendongeng. Baik dalam lagu, film dokumenter, atau di halaman, saya selalu merasa terdorong untuk berbagi momen dari hidup saya. Kecenderungan ini adalah bagian besar dari apa yang menggairahkan saya secara kreatif tetapi juga sebagai manusia."

“Pada Maret 2020, menyadari bahwa pekerjaan harian saya dengan Foo Fighters akan ditunda, saya memulai akun Instagram dan memutuskan untuk memfokuskan semua energi kreatif saya untuk menulis beberapa cerita saya, sesuatu yang saya suka lakukan tetapi saya tidak pernah benar-benar punya waktu untuk itu. 

“Sekarang bersama orang-orang yang luar biasa di Simon & Schuster, saya sangat senang dan terhormat untuk mengumumkan The Storyteller, kumpulan kenangan tentang kehidupan yang hidup dengan nyaring," lanjut dia.

The Storyteller, menurut versi Grohl, berisi tentang cerita hari-hari awalnya tumbuh di pinggiran kota Washington, DC, hingga melakukan perjalanan di usia 18 tahun, dan semua musik yang mengikutinya.

"Sekarang saya dapat berbagi petualangan ini dengan dunia, seperti yang terlihat dan didengar dari balik mikrofon. Nyalakan!”