JAKARTA - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengusulkan pertemuan tatap muka dengan Vladimir Putin dalam surat terbuka kepada Pemimpin Rusia tersebut pada Hari Kamis, dengan mengatakan Ia juga siap untuk "gencatan senjata penuh."

"Ukraina mengusulkan untuk mengakhiri perang ini melalui keterlibatan langsung antara kita - dan Anda. Saya mengusulkan sebuah pertemuan," kata Presiden Zelenskyy dalam surat tersebut, yang dipublikasikan di situs web Kepresidenan Ukraina, melansir Al Arabiya dari AFP (5/6).

"Ukraina siap untuk gencatan senjata penuh selama negosiasi berlangsung," tambahnya.

Dalam surat itu Presiden Zelensky juga mengusulkan pertukaran tawanan perang secara menyeluruh, dengan mengatakan ini bisa menjadi "pendahuluan yang baik untuk mengakhiri perang."

Tidak ada komentar langsung dari Presiden Putin, yang sedang menyelesaikan pertemuan dengan wartawan asing di Saint Petersburg ketika surat itu diterbitkan.

Surat tersebut menandai salah satu dari sedikit kesempatan Presiden Zelensky mengajukan permohonan langsung kepada Presiden Putin sejak invasi Rusia tahun 2022.

Diketahui, Presiden Zelensky telah berulang kali menyerukan pertemuan dengan Presiden Putin, mengatakan hanya pembicaraan tatap muka yang akan menghasilkan kesepakatan tentang wilayah.

Presiden Putin sendiri telah mengisyaratkan Ia hanya akan bertemu Presiden Zelenskyy setelah perjanjian perdamaian siap.

Pembicaraan antara Rusia dan Ukraina telah terhenti selama berbulan-bulan, karena negosiasi yang dipimpin Amerika Serikat tetap membeku karena perang Iran.

Putaran negosiasi sebelumnya antara kedua pihak di Istanbul, Abu Dhabi, dan Jenewa gagal menghasilkan terobosan pada isu kunci wilayah dalam penyelesaian pasca-perang.


The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)