JAKARTA — Pemerintah membuka kemungkinan menambah anggaran bagi lembaga pengawas dan aparat penegak hukum untuk memperketat pengawasan program-program strategis nasional, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan Presiden Prabowo Subianto memberi perhatian serius terhadap pengawasan penggunaan anggaran negara. Menurut Mensesneg, langkah pencegahan jauh lebih penting dibanding harus menanggung kerugian akibat korupsi.
“Kalau kemudian itu menjadi konsekuensi yang harus dilakukan, kami pikir tidak ada masalah. Lebih baik kita menambah anggaran untuk mencegah terjadinya tindak pidana korupsi,” kata Prasetyo di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, 4 Juni.
Pernyataan itu muncul setelah Presiden meminta Kejaksaan Agung, Kepolisian, KPK, dan BPKP memperkuat pengawasan terhadap program MBG.
Prasetyo menegaskan pengawasan tidak hanya berlaku untuk MBG. Seluruh program pemerintah akan terus dimonitor melalui audit internal maupun pengawasan aparat penegak hukum.
Menurut Prasetyo, Presiden ingin budaya korupsi dilawan sejak awal melalui pengawasan yang ketat.
“Semangatnya kita betul-betul mau berusaha sekeras-kerasnya memerangi budaya korupsi ini,” ujarnya.
The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)