Kabar Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce Makin Kuat, Tamu VIP Mulai Tiba di New York
Jakarta - Rumor pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce makin menguat setelah keluarga, sahabat, serta sejumlah selebritas mulai berdatangan ke New York City. Pasangan itu dikabarkan akan menikah pada Jumat, 3 Juli, meski belum ada konfirmasi resmi dari keduanya.
People dikutip Jumat, 3 Juli, melaporkan, sejumlah tamu khusus telah terlihat di sekitar New York menjelang acara yang disebut-sebut digelar di sekitar Madison Square Garden.
Dari pihak Kelce, beberapa nama NFL tampak berada di kota itu. Mereka antara lain Brock Bowers, Matthew Stafford bersama istrinya Kelly Stafford, Beau Allen, Creed Humphrey bersama tunangannya Ana Demmer, George Kittle bersama istrinya Claire Kittle, serta Greg Olsen.
Sahabat lama Kelce, seperti Reggie King, Ross Travis, André Eanes, Aric Jones, Joe Oravec, dan Derek Wolfe, juga terlihat di kawasan Midtown.
Keluarga Kelce ikut berdatangan. Ibunya, Donna Kelce, tiba di New York pada Kamis. Pamannya, Don Blalock, juga terlihat. Sejumlah sepupu Kelce turut membagikan perjalanan mereka ke New York melalui Instagram.
Dari lingkaran Swift, sejumlah figur hiburan juga terlihat. Di antaranya Camila Cabello, Anya Taylor-Joy, Lena Dunham, Jack Antonoff, Ashley Avignone, dan sahabat lamanya, Abigail Anderson.
Charissa Thompson dan Erin Andrews, dua pembawa acara olahraga yang pernah berlibur bersama pasangan itu, juga disebut tiba di kota tersebut.
Laporan People menyebut, tamu mulai terlihat sejak awal pekan. Pada Selasa, 30 Juni, Ed Sheeran dan Aaron Dessner terlihat makan di BuonaSera on the Lake, Malta, New York. Restoran itu berjarak sekitar 60 mil dari Long Pond Studio, tempat Swift dan Sheeran pernah merekam lagu.
Sabrina Carpenter juga terlihat makan bersama teman-temannya di Emmett’s on Grove, West Village. Penyanyi “Espresso” itu muncul dalam video yang beredar di X.
Menurut The New York Times, rencana acara pasangan tersebut disebut mencakup pertemuan kecil sekitar 100 orang pada 2 Juli, lalu perayaan lebih besar dengan sekitar 1.000 tamu pada 3 Juli.
Sejumlah sumber mengatakan kepada People, acara itu menerapkan aturan busana black tie, yaitu pakaian resmi formal. Para tamu juga disebut akan mengikuti aturan ketat tanpa telepon seluler selama acara berlangsung.