Ini yang Dilakukan Manajer KDMP Saat Latsarmil: Sikap PBB Sampai Kekompakan

JAKARTA - Korps Marinir TNI AL menjelaskan ragam rutinitas peserta latihan dasar kemiliteran (latsarmil) yang dilakukan anggota Sarjana Penggerak Pembangun Indonesia (SPPI) calon pengelola Koperasi Merah Putih.

Komandan Batalyon Latihan SPPI KDKMP dan KNMP di Brigif 1 Marinir Cilandak Letkol (Mar) Agus Mutaqin mengatakan kegiatan para peserta dibuka dengan bangun pagi pukul 04.30 WIB.

"Kemudian melaksanakan ibadah salat Subuh. Selanjutnya kami lanjutkan kegiatan olahraga, pembinaan fisik, kemudian dilanjutkan makan pagi," kata Agus di markas Marinir, Cilandak, Jakarta Timur, Kamis, 25 Juni dilansir ANTARA.

Setelah makan pagi, para peserta mengikuti kegiatan apel pagi, kegiatan baris berbaris dan akhirnya masuk ke kelas untuk mengikuti materi.

Setelah mengikuti materi kelas sampai sore, para peserta diajak mengikuti kegiatan "pengasuhan" oleh para pelatih.

"Pengasuhan adalah pemberian bekal-bekal, salah satunya mungkin pengenalan lingkungan, kemudian etika selama di sini, sikap PBB, dan sebagainya. Termasuk bekal-bekal keseragaman dan kekompakan," jelas Agus.

Setelah ragam kegiatan itu selesai dilakukan, kataAgus, peserta diizinkan untuk menjalankan istirahat, shalat dan makan sebelum akhirnya beristirahat pukul 21.30 WIB.

Agus menjelaskan seluruh rangkaian kegiatan itu dilakukan dengan bimbingan para pelatih dari Korps Marinir.

Para pelatih juga menerapkan pemberian hukuman dan penghargaan untuk para peserta yang melanggar peraturan ataupun berprestasi selama menjalankan pendidikan.

Hukuman yang diberikan pun tidak disesuaikan dengan standar kemiliteran pada umumnya, melainkan menyesuaikan dengan kemampuan para peserta.

Tujuan dari pemberian hukuman dan reward itu dilakukan untuk meningkatkan jiwa disiplin dan semangat para peserta dalam menjalankan pendidikan.

Hingga saat ini, lanjut Agus, seluruh rangkaian pendidikan latsarmil masih berjalan dengan aman dan kondusif.

Dia berharap proses pendidikan kali ini bisa selesai dengan baik dan seluruh peserta mendapatkan ilmu yang bermanfaat untuk diterapkan ketika mengelola Koperasi Desa Merah Putih.