Cerita Sopir Bus Asal Cilacap yang Tak Pernah Rasakan Salat Id Bersama Keluarga di Kampung Halaman
TANGERANG - Merayakan Salat Id dan lebaran Idulfitri bersama keluarga adalah sesuatu yang dirindukan seluruh umat muslim.
Namun, hal itu tidak dapat dirasakan sopir-sopir bus antar kota dan provinsi, lantaran harus bekerja mengantarkan penumpang saat arus mudik lebaran Idulfitri 2025.
Salah satunya, sopir bus Damri Jakarta-Cilacap, Jamiko mengungkapkan bila dirinya belum pernah merasakan salat Id bersama keluarga semenjak bekerja sebagai sopir Bus Damri. Lantaran dirinya harus bekerja untuk mencari uang demi keluarga di kampung halamannya di Cilacap, Jawq Tengah.
“Kalau salat Id belum pernah semenjak bekerja. Karena wajib masuk,” kata Jamiko saat diitemui di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang, Minggu, 30 Maret.
Kendati demikian, ia mengakui masih dapat menikmati lebaran Idul Fitri, apabila bus yang dibawanya ini tidak ada keberangkatan kembali ke Jakarta.
관련 항목:
“Ya kalau. Misalnya ini kan ke Cilacap. Terus engga ada lagi keberangkatan ke Jakarta. Ya bisa lebaran dengan keluarga. Cuma jarang (terjadi),” ungkap Jamiko.
“Biasanya saya bisa sehari. Jadi istirahat, siang ke temu anak. Malamnnya kembali ke Jakarta,” sambungnya.
Jamiko mengaku merasa rindu dengan keluarga. Namun, hal itu tidak dapat dilakukan lebih lama, karena pekerjaanya yang dipilihnya ini adah pilihan untuk mencari uang demi keluarga di rumah.
“Semua ini buat keluarga. Biar anak bisa sekolah. Jadi jalanin aja,” tutupnya.