Bagikan:

JAKARTA - Upaya menekan angka stunting tidak cukup hanya mengandalkan pemberian makanan tambahan. Edukasi kepada orang tua, pemantauan tumbuh kembang anak, hingga kolaborasi berbagai pihak dinilai menjadi langkah penting agar pencegahan stunting dapat berjalan lebih berkelanjutan.

Pendekatan tersebut dihadirkan melalui Festival Sehat Ceria si Kecil yang digelar di Kupang dan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Kegiatan ini menghadirkan edukasi mengenai pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), skrining tumbuh kembang, konsultasi bersama dokter spesialis anak, serta bantuan nutrisi bagi balita yang masuk kategori pre-stunting.

Founder & Direktur Utama Apotek K-24, dr. Gideon Hartono, menilai stunting bukan hanya persoalan kondisi fisik anak, tetapi juga berkaitan dengan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

"Sebagai seorang dokter, saya memandang stunting bukan sekadar persoalan tinggi badan anak, tetapi juga berkaitan dengan tumbuh kembang dan kualitas generasi masa depan. Karena itu, melalui Festival Sehat Ceria si Kecil kami ingin menghadirkan kontribusi nyata melalui edukasi, bantuan nutrisi, dan kolaborasi dengan berbagai pihak," ujar dr. Gideon.

Di Kupang dan Labuan Bajo, sebanyak 1.500 balita pre-stunting menerima bantuan nutrisi, yang terdiri atas 1.000 balita di Kupang dan 500 balita di Labuan Bajo. Selain itu, para orang tua juga mendapatkan pendampingan mengenai pemenuhan gizi dan pemantauan pertumbuhan anak agar risiko stunting dapat dicegah sejak dini.

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur menilai penanganan stunting membutuhkan sinergi berbagai pihak. Kepala DP3AP2KB Provinsi NTT, drg. Iien Adriany, M.Kes., mengatakan kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dunia usaha, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat penurunan angka stunting.

"Kami mengapresiasi kolaborasi ini bersama Sarihusada yang menghadirkan Festival Sehat Ceria si Kecil sebagai bentuk dukungan nyata terhadap percepatan penurunan stunting di Nusa Tenggara Timur. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, tenaga kesehatan, dan masyarakat merupakan kunci dalam menciptakan generasi yang lebih sehat," ujarnya.

Hal senada disampaikan Wakil Bupati Manggarai Barat, dr. Yulianus Weng, M.Kes. Menurutnya, kegiatan edukasi kesehatan seperti ini dapat memperkuat program pemerintah daerah dalam menekan prevalensi stunting.

"Kami juga mengapresiasi Festival Sehat Ceria si Kecil yang mendukung program pemerintah dalam menurunkan angka stunting di Manggarai Barat. Semoga kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," katanya.

Pentingnya edukasi keluarga juga menjadi perhatian PT Sarihusada Generasi Mahardhika. Sales Director PT Sarihusada Generasi Mahardhika, Rizki Imam Ardhi, mengatakan pemenuhan gizi dan pemantauan tumbuh kembang anak harus dilakukan sejak dini agar setiap anak memiliki kesempatan tumbuh optimal.

"Kami percaya setiap anak berhak memperoleh kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. Melalui kolaborasi ini, kami berharap semakin banyak keluarga yang memahami pentingnya pemantauan tumbuh kembang dan pemenuhan nutrisi sebagai langkah pencegahan stunting sejak dini," ujarnya.

Sementara itu, Medical Market Access PT Nestlé Indonesia, Indah Dwi Puspita, menekankan bahwa pencegahan stunting membutuhkan keterlibatan banyak pihak, termasuk tenaga kesehatan di tingkat masyarakat.

"Investasi terbaik bagi bangsa adalah memastikan setiap anak memiliki kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Indah.

Sebagai bagian dari kegiatan, para kader posyandu, bidan, perawat, dan ahli gizi juga mengikuti seminar bersama dokter spesialis anak untuk memperkuat kapasitas mereka dalam mendampingi keluarga melakukan pemantauan tumbuh kembang anak.

Festival Sehat Ceria si Kecil merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-24 Apotek K-24. Selain menghadirkan edukasi dan intervensi nutrisi bagi balita di Nusa Tenggara Timur, perusahaan juga meresmikan sejumlah gerai baru di berbagai daerah sebagai bagian dari perluasan layanan kefarmasian.

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+