Bagikan:

JAKARTA - Singapura saat ini memasuki fase baru terkait aging population (penuaan penduduk). Di tahun 2026, negara ini resmi menjadi ‘super-aged society’, karena lebih dari 20 persen penduduknya berusia 65 tahun ke atas.

Hal tersebut menimbulkan kekhawatiran, karena meskipun Singapura berhasil dalam sistem kesehatan dan ekonomi, tetapi semakin banyak lansia yang menjalani tahun-tahun terakhir hidupnya dalam kesepian.

Banyak dari lansia tersebut bahkan meninggal tanpa pendamping. Dalam beberapa tahun terakhir, laporan tentang lansia meninggal sendirian di apartemen mereka makin sering muncul.

Beberapa dari mereka baru ditemukan setelah berhari-hari, atau bahkan berminggu-minggu. Kondisi ini sering disebut dengan ‘lonely deaths’ atau kematian dalam kesepian.

Fenomena ini bukan hanya isu sosial, tetapi juga refleksi dari perubahan struktur keluarga, gaya hidup modern, dan keterbatasan sistem perawatan lansia.

Saat ini pilihan utama bagi lansia di Singapura umumnya hanya dua, yakni tetap tinggal di rumah dengan bantuan terbatas dan masuk ke panti jompo (nursing home).

Namun, menurut Ketua Dewan Pengawas Sree Narayana Mission sekaligus mantan diplomat, Dileep Nair, menilai penanganan terkait lansia itu belum cukup. Banyak lansia tidak membutuhkan perawatan medis intensif, melainkan membutuhkan interaksi sosial, rasa komunitas, dan dukungan ringan dalam aktivitas sehari-hari.

Dengan demikian, konsep assisted living menjadi penting. Ini sebuah sistem yang memungkinkan lansia mandiri tetapi tetap terhubung dengan layanan dan komunitas secara aktif.

“Tanpa alternatif ini banyak lansia yang jatuh ke dalam isolasi, yang berujung pada kesepian kronis hingga kematian tanpa pendamping,” tuturnya, dikutip dari CNA, pada Rabu, 25 Maret 2026.

Sementara itu, tercatat setidaknya 33 lansia meninggal dunia tanpa terdeteksi di Singapura pada 2025 lalu. Pada Oktober 2025, Menteri Kesehatan, Ong Ye Kung, juga mengatakan bahwa sekitar 87 ribu penduduk berusia 65 tahun ke atas tinggal sendirian yang harus diberi perhatian khusus ke depannya.