JAKARTA - Kebutuhan masyarakat terhadap layanan medis yang komprehensif, berkualitas tinggi, dan berstandar internasional terus meningkat seiring kompleksitas masalah kesehatan, mulai dari penyakit tidak menular, kasus degeneratif, hingga penanganan penyakit kompleks yang memerlukan teknologi canggih.
Kondisi ini mendorong penguatan sistem layanan kesehatan nasional, termasuk melalui kolaborasi lintas negara guna menghadirkan akses perawatan medis unggulan tanpa harus bergantung pada layanan di luar negeri.
Upaya tersebut tercermin dalam kolaborasi strategis antara Mayapada Healthcare (PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk.) (IDX: SRAJ) dan Apollo Hospitals India yang terus menunjukkan perkembangan signifikan.
Kerja sama ini difokuskan pada penerapan layanan klinis berstandar global serta pengembangan Mayapada Apollo Batam International Hospital (MABIH) sebagai rumah sakit internasional swasta pertama di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata dan Kesehatan Internasional Batam.
Komitmen kedua pihak kembali ditegaskan melalui kunjungan resmi jajaran pimpinan Apollo Hospitals India ke Batam dan Jakarta pada 7–9 Januari 2026, dengan dukungan aktif pemerintah Indonesia dan India.
Kolaborasi Mayapada Healthcare dan Apollo Hospitals telah terjalin sejak 2023 dan diperkuat melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di New Delhi pada awal 2025.
Implementasi kerja sama diwujudkan melalui berbagai program konkret, seperti Continuing Medical Education (CME), proctorship untuk penanganan kasus kompleks termasuk advanced total knee replacement, serta pelatihan intensif bagi dokter dan perawat Mayapada Hospital di India. Program-program tersebut menegaskan komitmen jangka panjang kedua institusi dalam transfer keahlian dan peningkatan mutu layanan klinis.
Sebagai bagian dari penguatan implementasi kolaborasi, rangkaian kunjungan strategis pada 7–9 Januari 2026 diawali dengan pertemuan bersama BP Batam untuk membahas kesiapan pengembangan MABIH di KEK Pariwisata dan Kesehatan Internasional Batam, yang dilanjutkan dengan peninjauan langsung lokasi rumah sakit.
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan kehadiran MABIH diharapkan dapat memperkuat posisi Batam sebagai destinasi investasi kesehatan.
"Kolaborasi ini mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing kawasan, serta memperkuat kemandirian layanan kesehatan nasional," ujarnya.
Pada 8 Januari 2026, dua MoU ditandatangani di Mayapada Hospital Jakarta Selatan antara Mayapada Healthcare dan Apollo Hospitals. Kesepakatan tersebut mencakup implementasi layanan kesehatan preventif berbasis kecerdasan buatan (AI) serta penguatan kompetensi keperawatan dalam layanan kegawatdaruratan dan perawatan kritis.
Secara terpisah, Mayapada Healthcare juga menandatangani MoU dengan Kedutaan Besar India yang menetapkan Mayapada Hospital sebagai rumah sakit rujukan resmi Kedutaan Besar India di Indonesia. Rangkaian kunjungan ditutup pada 9 Januari 2026 melalui pembahasan kolaborasi pemanfaatan fasilitas, teknologi, dan sumber daya manusia dalam layanan kesehatan, penandatanganan MoU yang disaksikan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, serta pertemuan dengan Wakil Presiden Republik Indonesia.
BACA JUGA:
"Rangkaian kunjungan Apollo Hospitals mencerminkan keseriusan bersama dalam membangun ekosistem layanan kesehatan berkelas dunia yang terintegrasi, berkelanjutan, dan berdaya saing global. Dengan dukungan BP Batam, MABIH menghadirkan standar klinis global dan kredibilitas internasional yang memperkuat posisi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Batam, mengurangi ketergantungan masyarakat Indonesia pada layanan kesehatan di luar negeri, serta membangun ekosistem layanan kesehatan yang berkelanjutan," jelas Navin Sonthalia, Presiden Direktur & CEO Mayapada Healthcare.
Dua MoU yang ditandatangani antara Mayapada Healthcare dan Apollo Hospitals India di Jakarta Selatan turut menyepakati penerapan ProHealth, layanan kesehatan preventif berbasis AI yang berfokus pada prediksi risiko serta pencegahan penyakit tidak menular.
Selain itu, kerja sama juga mencakup peningkatan keahlian perawat dalam pelayanan kegawatdaruratan dan perawatan kritis melalui Medvarsity, institusi pendidikan kesehatan terbesar di Asia yang merupakan bagian dari Apollo Hospitals.
"Kami menggabungkan keunggulan infrastruktur dan sumber daya manusia dengan menghadirkan pusat layanan kesehatan berkelas. Didukung kepemimpinan yang selaras, inovasi teknologi berbasis AI, seamless care, serta transfer pengetahuan dan keahlian, kami membangun keunggulan klinis yang tidak hanya relevan hari ini, tetapi untuk diwariskan bagi generasi tenaga kesehatan Indonesia," ucap Presiden Komisaris Mayapada Healthcare, Jonathan Tahir.
Dalam pengembangan MABIH dan Tower 3 Mayapada Hospital Jakarta Selatan (MHJS), Apollo Hospitals berperan strategis. MABIH dirancang untuk menangani kasus-kasus kompleks seperti kanker, penyakit jantung, dan transplantasi organ, dengan dukungan teknologi medis mutakhir termasuk AI serta kolaborasi dokter Indonesia dan internasional.
Sementara itu, Tower 3 akan memperkuat posisi MHJS sebagai rumah sakit swasta terbesar di Indonesia, dilengkapi teknologi Digital PET Scan, SPECT-CT, layanan kedokteran nuklir, bedah minimal invasif, bedah robotik, rehabilitasi terpadu, serta menjadi pusat alih pengetahuan dan pengembangan kompetensi dokter spesialis dan subspesialis.
"Melalui kemitraan ini, kami ingin saling melengkapi dalam memajukan layanan kesehatan dan memperluas akses terhadap pelayanan berkualitas tinggi. Dengan melangkah maju bersama, selaras dalam visi dan dipersatukan oleh komitmen, kolaborasi ini mencerminkan dedikasi bersama untuk menghadirkan layanan kesehatan yang lebih baik bagi Indonesia," ungkap Sejalan dengan hal tersebut, Dr. Sangita Reddy, Joint Managing Director Apollo Hospitals Group.
Penguatan kolaborasi lintas negara juga ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama Kedutaan Besar India di Indonesia, yang menetapkan Mayapada Hospital Jakarta Selatan dan Kuningan sebagai rumah sakit rujukan resmi bagi pegawai dan keluarga Kedutaan Besar India.