YOGYAKARTA – Masturbasi mutual dianggap sebagai cara sederhana tapi efektif untuk meningkatkan koneksi seksual dan kenikmatan bersama pasangan. Berikut ini panduan dan saran dari beberapa sex therapist agar pengalaman seksual terasa menyenangkan, nyaman, dan sehat.
1. Ciptakan suasana dan komunikasi yang nyaman
Sebelum mulai, obrolkan dulu apa yang Anda dan pasangan harapkan. Apakah masturbasi mutual dilakukan sekadar eksplorasi, mempererat kedekatan emosional, atau menyalakan kembali gairah. Melansir Women’s Health, Selasa, 22 Juli, saling tahu harapan masing-masing orang yang berpasangan dan sepakat melakukan masturbasi mutual, akan membuat aktivitas lebih relaks dan tanda batas jadi jelas. Misalnya terkait menyepakati bagian tubuh mana yang boleh saling disentuh atau tidak. Selain itu, buat suasana yang nyaman dengan menyalakan lampu temaram, aromaterapi, atau lantunan musik sensual juga bisa bantu meningkatkan mood.
2. Mulai dengan permainan atau foreplay ringan
Kalau agak canggung, awali dengan permainan erotik atau kartu intim yang bisa memecah kebekuan. Ini membantu Anda dan pasangan masuk ke mode santai dan playful. Lalu gunakan kontak mata, sebab ini adalah sebuah ritual kecil dengan efek besar. Menatap mata pasangan sambil bermain sensasi bisa memperdalam koneksi emosional melalui yang disebut limbic resonance.
3. Pelajari preferensi lewat observasi dan komunikasi
Masturbasi mutual adalah peluang emas untuk menemukan sensasi kesukaan pasangan. Saling mencermati respon verbal dan nonverbal penting dilakukan. Seks terapis Verónica Chin Hing‑Michaluk, LMHC. yang berbasis di New York menekankan pentingnya komunikasi terbuka dalam memahami apa yang membangkitkan gairah masing-masing. Penting diingat, pasangan Anda mungkin memiliki fantasi tertentu. Ini juga perlu dikomunikasikan, termasuk hal lain terkait preferensi seksual.
4. Gunakan mainan seks jika dirasa menyenangkan
Mainan seperti vibrator atau dildo bisa menjadi tambahan yang menyenangkan. Indigo Stray Conger, LMFT., seks terapis bersertifikat AASECT berbasis di Colorado, menyarankan memakai mainan yang sudah familier untuk menghindari gangguan mood. Mainan bisa memperkaya sensasi dan memberi pengalaman baru, baik berdua maupun bersamaan.
5. Eksplorasi posisi dan sentuhan ringan
Tidak hanya berdiri atau duduk, posisi seperti saling berhadapan sambil duduk bersila, atau mengunci kaki sambil saling menyentuh bebas, bisa menambah intensitas visual dan intimasi. Jika menyentuh pasangan terasa menyenangkan, coba juga kontak ringan seperti pegangan tangan atau saling mengusap bahu. Ini menambah emosi tanpa masuk ke kategori penetratif.
BACA JUGA:
6. Jangan lupakan dirty talk dan komentar positif
Audio juga bagian dari rangsangan. Jadi jangan lupakan bicara nakal seperti “lihat apa yang aku suka” atau “aku suka caramu…”. Ini bisa meningkatkan gairah dan koneksi. Setelah sesinya selesai, beri umpan balik lembut. Misalnya, “senang banget saat kamu bilang…”, atau “aku suka banget dirimu saat itu”. Ini membantu pasangan merasa dihargai dan makin terbuka eksplorasi di sesi berikutnya.
7. Rela ambil momen untuk bahagia, bukan fokus eksklusif pada orgasme
Satu hal penting yang perlu dipahami, masturbasi mutual bukan soal memenangkan siapa yang mencapai titik puncak melainkan menikmati proses bersama. Hing‑Michaluk menyarankan, Anda perlu tetap sabar dan tidak memaksa jika orgasme tidak terjadi. Yang penting adalah eksplorasi, cinta, dan pelajaran bagi hubungan Anda.
Masturbasi mutual, membantu pasangan mengungkap rute ke zona kesenangan dan bisa meningkatkan keintiman seksual secara keseluruhan. Selain itu, aktivitas seksual non-penetratif ini membawa manfaat seperti relaksasi dan penurunan stres, serupa halnya dengan masturbasi mandiri.