シェア:

JAKARTA - Yuan China menguat ke level tertinggi sejak Februari 2023 pada Kamis. Mata uang itu terdorong pelemahan dolar AS dan kurs acuan yang lebih kuat dari bank sentral China.

Anadolu Agency dikutip Kamis, 30 Juli, melaporkan, yuan offshore naik ke sekitar 6,7530 per dolar AS pada pukul 10.45 GMT. Ini menjadi posisi terkuat mata uang China tersebut sejak Februari 2023.

Yuan offshore adalah yuan yang diperdagangkan di luar China daratan. Pergerakannya biasanya lebih bebas dibanding yuan onshore, yang diperdagangkan di dalam negeri China.

Yuan onshore juga bergerak menguat dan diperdagangkan di sekitar 6,7551 per dolar AS.

Dalam perdagangan mata uang, penurunan nilai tukar dolar-yuan berarti yuan menguat terhadap dolar AS. Artinya, dibutuhkan lebih sedikit yuan untuk membeli satu dolar AS.

Penguatan yuan juga mendapat dorongan dari langkah People’s Bank of China. Bank sentral China itu menetapkan kurs tengah harian yuan di 6,7892 per dolar AS.

Angka tersebut menjadi fixing terkuat sejak Februari 2023. Fixing adalah kurs acuan harian yang ditetapkan bank sentral sebagai patokan pergerakan yuan di pasar.

Sinyal dari bank sentral itu menunjukkan otoritas China masih nyaman dengan penguatan yuan secara bertahap.

Kenaikan yuan terjadi setelah dolar AS melemah. Tekanan terhadap dolar muncul setelah The Federal Reserve mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,5 persen hingga 3,75 persen pada Rabu.

Pelemahan dolar terjadi setelah The Fed memilih tidak mengubah suku bunga acuannya. Keputusan ini ikut menjadi perhatian pelaku pasar mata uang.

Anadolu mencatat dolar AS kemudian memulihkan sebagian pelemahannya di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik.


The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+