SURABAYA - Industri keramik nasional kembali mencatatkan inovasi melalui pengembangan teknologi keramik body merah poles. PT Kobin Keramik Industri atau KOBIN Tiles resmi mendaftarkan dua paten invensi teknologi untuk produk tersebut setelah melalui proses riset dan pengembangan (R&D) selama bertahun-tahun.
Dua paten tersebut menjadi bagian dari upaya KOBIN Tiles melindungi hasil inovasi dalam menjawab tantangan teknis pada industri keramik, khususnya untuk menghasilkan keramik body merah dengan permukaan mengilap sekaligus menghilangkan efek kulit jeruk atau orange peel setelah proses pemolesan.
Melalui proses pemeriksaan dan pendampingan hukum kekayaan intelektual (KI) bersama pakar hukum E.L. Sajogo dari MS&A Law Firm, KOBIN Tiles memisahkan ruang lingkup perlindungan teknologi tersebut ke dalam dua paten.
Pertama, paten proses yang mencakup metode dan formula pembuatan. Kedua, paten produk yang memberikan perlindungan terhadap karakteristik hasil akhir keramik.
Direktur KOBIN Tiles Hermawan Sutantio mengatakan pendaftaran dua paten tersebut merupakan bentuk kepastian hukum sekaligus penghargaan terhadap hasil kerja tim R&D perusahaan.
"Langkah pendaftaran dua paten ini merupakan bentuk kepastian hukum dan penghargaan atas kerja keras tim R&D KOBIN Tiles. Kami ingin memastikan bahwa riset bernilai tinggi karya anak bangsa mendapatkan perlindungan eksklusif yang kuat, sekaligus mendorong industri keramik nasional untuk saling menghargai Hak Kekayaan Intelektual," ujar Hermawan dalam keterangan tertulis, Kamis 13 Agustus.
Menurut perusahaan, perlindungan paten tersebut memberikan hak eksklusif kepada pemegang paten sesuai ruang lingkup yang diberikan dalam pendaftaran. Dengan demikian, penggunaan teknologi dan formula yang telah dipatenkan oleh pihak lain harus mengacu pada ketentuan dan izin yang berlaku.
Inovasi keramik body merah poles tersebut dikembangkan untuk menjawab kebutuhan pasar terhadap produk dengan tampilan premium. Produk ini menawarkan estetika menyerupai granit mengilap, tetapi tetap mempertahankan efisiensi harga sehingga lebih kompetitif bagi konsumen.
KOBIN Tiles menilai inovasi tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya pengembangan teknologi dalam memperkuat daya saing industri keramik nasional.
Perusahaan berharap perlindungan terhadap hasil riset tersebut dapat mendorong pelaku industri untuk terus melakukan inovasi sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya perlindungan kekayaan intelektual.
BACA JUGA:
Langkah tersebut juga menjadi bagian dari komitmen KOBIN Tiles untuk memperkuat industri keramik dalam negeri agar mampu memenuhi kebutuhan pasar nasional sekaligus meningkatkan daya saing di pasar global.
KOBIN Tiles menilai persaingan industri ke depan tidak cukup hanya mengandalkan kapasitas produksi, tetapi juga membutuhkan inovasi dan penguasaan teknologi yang memiliki nilai tambah. Dengan demikian, industri keramik Indonesia diharapkan mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan bersaing di pasar global melalui kekuatan inovasi.
The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)