シェア:

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dinilai berhasil mendorong berbagai langkah transformasi kelembagaan di tubuh Polri melalui konsep Presisi (Prediktif, Responsif, dan Transparan).

Direktur Eksekutif Center for Indonesian Security and Armed Forces Studies (CISA), Herry Mendrofa, menilai berbagai perubahan tersebut patut diapresiasi karena mampu meningkatkan profesionalisme dan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Menurut Herry, dalam beberapa tahun terakhir Polri menunjukkan perubahan signifikan dalam pelayanan publik, penguatan integritas, dan modernisasi sistem kerja. Ia menilai langkah Kapolri membawa Polri lebih dekat dengan masyarakat sekaligus memperkuat posisi kepolisian sebagai representasi supremasi sipil dalam demokrasi.

“Transformasi yang dilakukan Kapolri telah memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik dan kepercayaan masyarakat. Ini bukti keseriusan Polri membangun budaya kerja yang profesional dan modern,” ujar Herry Mendrofa di Jakarta.

Salah satu langkah besar yang dilakukan Kapolri adalah pembentukan Tim Transformasi Reformasi Polri pada September 2025 yang beranggotakan 52 perwira tinggi dan menengah. Tim ini dibentuk untuk memperkuat akuntabilitas dan responsibilitas institusi.

Modernisasi pelayanan publik juga menjadi fokus utama, di antaranya penerapan layanan SIM dan SKCK online, tilang elektronik, serta kanal pengaduan berbasis teknologi.

Upaya ini dinilai semakin memudahkan masyarakat mengakses layanan Polri sekaligus mengurangi praktik penyimpangan di lapangan.

Selain itu, penguatan internal dilakukan melalui kegiatan Renungan Nilai-Nilai Ksatria Bhayangkara yang dipimpin langsung Kapolri. Tradisi ini dimaksudkan untuk memperkuat komitmen moral dan integritas anggota Polri.

Di bidang penegakan hukum, Polri mencatat capaian besar dalam pemberantasan narkoba sepanjang 2025 dengan mengungkap 49.306 kasus, menangkap 65.572 tersangka, dan menyita lebih dari 214 ton berbagai jenis narkotika.

Prestasi ini dipandang sebagai bukti keseriusan Polri dalam memberantas kejahatan yang mengancam keamanan masyarakat.

Atas berbagai upaya tersebut, Kapolri menerima penghargaan “Penggerak Sinergi Keamanan dan Pelayanan Publik” dalam detikcom Awards 2025.

Herry menambahkan, konsep society policing yang kini digaungkan Kapolri menjadi pendorong perubahan kultur di tubuh Polri, yakni menempatkan masyarakat sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Pendekatan ini, menurutnya, mampu memperkuat hubungan emosional dan kepercayaan antara Polri dan masyarakat.

“Kami berharap Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit dapat terus menjadi institusi yang lebih profesional, modern, dan humanis. Kepercayaan publik harus terus dijaga melalui pelayanan dan integritas yang semakin baik,” kata Herry.

Ia optimistis peningkatan kinerja Polri akan memberikan dampak luas terhadap terciptanya Indonesia yang lebih aman, damai, dan sejahtera.


The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+