Hancurkan Aston Villa 4-1 Saat Tutup Tahun 2025, Arsenal Kian Kukuh di Puncak Klasemen

JAKARTA - Arsenal menghancurkan Aston Villa 4-1 di pertandingan Premier League Inggris di Stadion Emirates, Rabu, 31 Desember 2025 dini hari WIB. Kemenangan telak saat menutup tahun 2025 yang mengukuhkan posisi Arsenal di puncak klasemen.

Villa sesungguhnya menjadi momok bagi tim-tim elite seperti Chelsea maupun Manchester United yang sesungguhnya sudah menurun dan tak lebih sebagai tim medioker.

Bagaimana tidak, Chelsea yang bermain di kandang sendiri dihajar Villa 2-1 sekaligus menjadikan mereka memenangkan pertandingan 11 kali secara berturut-turut. Sebelumnya, The Villans menghabisi Man Utd juga dengan skor 2-1.

Mereka menunjukkan konsistensi berada di jalur menang sehingga bisa menembus tiga besar. Ini yang menjadikan Villa tampak percaya diri saat datang ke Emirates untuk meladeni Arsenal.

Apalagi, tim asuhan Unai Emery memiliki modal sangat bagus karena pada pertemuan pertama mereka secara dramatis menang 2-1 atas The Gunners pada awal Desember. Kemenangan itu diraih lewat gol di injury time melalui Emiliano Buendia.

Tak hanya itu, kepercayaan diri Jadon Sancho dkk kian kuat karena memiliki rekor bagus saat bertemu Arsenal. Dari lima pertemuan terakhir, mereka tercatat tiga kali menang dan sekali imbang. Bila kembali meraih kemenangan, Villa bakal menggusur Manchester City yang merebut peringkat dua.

Sebaliknya, Arsenal memang hanya sekali menang sehingga mereka diprediksi bakal bekerja ekstrakeras saat menjamu Villa. Bayang-bayang kekalahan di laga pertama di Villa Park mengiringi laga tersebut.

Terutama di laga itu, manajer Mikel Arteta tak bisa menurunkan skuad terbaik. Saat menang 2-1 lawan Brighton and Hove Albion, Arteta terpaksa menarik gelandang Declan Rice untuk bermain di belakang. Pasalnya, Arsenal mengalami krisis full back. Kini, Rice malah absen karena cedera lutut.

Tanpa Rice, lini tengah Arsenal mengandalkan kapten Martin Odegaard yang bahu-membahu dengan Martin Zubimendi dan Mikel Merino. Mereka pun harus menghadapi permainan ngotot Villa.

Meski bermain di kandang lawan, Villa tetap menunjukkan penampilan menyerang sehingga pertandingan berjalan imbang di sepanjang babak pertama.

Villa sudah mendapatkan peluang lebih dulu saat penyerang Ollie Watkins menerima umpan dari Ezri Konsa. Hanya saja sepakan pemain tim nasional Inggris ini masih melebar.

Dirinya kembali nyaris membawa Villa unggul. Namun, lagi-lagi dia tak bisa memanfaatkan peluang untuk mencetak gol. Sedangkan Arsenal memperoleh kesempatan membobol gawang Emiliano Martinez melalui striker Viktor Gyokeres. Namun dua peluang dari sundulan tak memberi hasil apa pun.

Di babak kedua, permainan Arsenal sudah berubah. Mereka bermain ofensif dan berhasil membobol gawang Villa akibat kesalahan kiper Martinez.

Pertandingan baru berjalan tiga menit, bek Gabriel Magalhaes yang sudah kembali bermain berhasil mengatasi kebuntuan. Berawal dari sepak pojok Bukayo Saka yang menciptakan kemelut di depan gawang Villa.

Kiper Martinez melakukan kesalahan karena gagal menangkap bola. Akibatnya, bola jatuh di kaki Gabriel yang tanpa kesulitan menggulirkannya ke gawang.

Wasit sempat meninjau insiden itik lewat VAR karena ada kemungkinan pelanggaran terhadap Martinez. Namun tidak ada insiden pelanggaran sehingga wasit mengesahkan gol itu.

Kebobolan lewat gol cepat menjadikan mental pemain Villa langsung runtuh. Hanya berselang lima menit gawang kiper timnas Argentina ini kembali kebobolan.

Lewat tekanan dengan tempo tinggi, Odegaard melepaskan umpan yang memecah pertahanan Villa. Bola diterima Zubimendi yang kemudian mengeksekusinya yang menaklukkan Martinez.

Unggul 2-0 menjadikan Arsenal kian agresif menekan pertahanan Villa. Hasilnya, tuan rumah memperbesar keunggulan di menit 69. Odegaard kembali berperan dalam proses terciptanya gol itu dengan melepaskan umpan silang. Bola diterima Jurrien Timber yang kemudian memberikan assist untuk dituntaskan Leandro Trossard.

Arsenal masih belum puas meski sudah membobol gawang Villa hingga tiga kali. Mereka kembali melakukan tekanan dan akhirnya Gabriel Jesus yang masuk menggantikan Gyokeres sukses memantapkan kemenangan Arsenal.

Dirinya menyelesaikan assist Trossard untuk mengubah skor menjadi 4-0 di menit 78. Ini menjadi gol pertama Jesus sejak 1 Januari lalu yang kemudian dia harus beristirahat panjang karena cedera ACL.

Villa hanya bisa memperkecil ketinggalannya saat Watkins mencetak gol di injury time. Sepakan Watkins dari jarak dekat mengubah skor menjadi 4-1. Skor itu bertahan hingga akhir laga.

Kemenangan besar itu mengukuhkan posisi Arsenal di puncak klasemen. Kini, Arsenal yang mengantungi poin 45 sudah unggul lima poin dari Man City yang berada di peringkat dua.

Sementara, Villa tetap berada di posisi tiga. Mereka memiliki poin 39 atau sudah tertinggal enam poin dengan Arsenal.