Diimbangi Girona, Real Madrid Gagal Lengserkan Barcelona
JAKARTA - Real Madrid gagal melengserkan Barcelona dan kehilangan takhta klasemen setelah bermain imbang 1-1 melawan Girona di pertandingan LaLiga Spanyol di Stadion Municipal De Montilivi, Senin, 1 Desember 2025 dini hari WIB.
Madrid harus bekerja keras menghadapi Girona dan akhirnya hanya bisa meraih satu poin. Ini untuk kali ketiga secara berturut-turut Madrid hanya mampu bermain imbang sejak terakhir kali meraih kemenangan pada 2 November 2025. Saat itu, Madrid menghajar Valencia 4-0 dan sebelumnya menaklukkan Barcelona 2-1 dalam El Clasico.
Hanya setelah kemenangan penting itu, Madrid malah melempem. Sempat meninggalkan Barca dalam perolehan poin dan memimpin klasemen sendirian, Madrid kemudian mengalami penurunan. Pasukan Xabi Alonso ditahan tim-tim papan tengah, Rayo Vallecano, Elche dan terakhir Girona.
Hasil itu menjadikan Madrid tertahan di peringkat dua dengan mengantungi poin 33. Terpaut satu poin dengan Barca yang mengalahkan Deportivo Alaves 3-1.
Sementara, Girona belum beranjak dari zona degradasi. Meski mendapat tambahan satu poin, Girona masih tertahan di peringkat 18 dengan poin 12.
Kegagalan meraih poin penuh dari tim papan bawah menjadikan Alonso yang menggantikan Carlo Ancelotti menghadapi tekanan. Bila sebelumnya eks pelatih Bayer Leverkusen seperti sudah mengamankan posisinya di Madrid, kini dirinya mulai diterpa rumor pemecatan.
Apalagi, Alonso belum bisa menyatukan pemain dalam satu skuad. Pemain sayap Vinicius Junior juga sempat menunjukkan sikap melawan terhadap Alonso. Meski akhirnya meminta maaf, namun Vinicius Jr tak menyinggung nama sang pelatih dalam rilis permintaan maaf itu.
Alonso sendiri tak mempermasalahkan rumor masa depannya di Madrid. Namun dia mengakui persaingan di kompetisi domestik masih ketat karena Madrid hanya unggul satu poin dengan Villarreal yang menempati peringkat tiga. Sedangkan Atletico Madrid yang berada di posisi empat memiliki poin 31.
“Persaingan di klasemen sangat ketat. Selalu ada perubahan posisi [di setiap pekan]. Kompetisi masih panjang dan kami harus melanjutkan diri,” kata Alonso yang mengakui pertandingan melawan Girona berjalan imbang.
“Pertandingan memang berjalan imbang. Saya suka dengan reaksi yang ditunjkukkan pemain. Tetapi itu masih belum cukup untuk membalikkan keadaan meski kami sesungguhnya nyaris menang. Apa pun, kami memang sangat ingin menang di pertandingan tandang,” ujarnya lagi.
Di pertandingan itu, Madrid mendapat perlawanan ketat dari Girona. Bahkan Los Merengues baru bisa memecah kebuntuan saat laga memasuki menit 40. Hanya saja, gol yang dicetak Kylian Mbappe pun dianulir. Pasalnya Mbappe dinyatakan handball sebelum melepaskan tendangan ke gawang.
Saat babak pertama segera usai, Girona justru membuat kejutan dengan membobol gawang Thibaut Courtois di menit 45. Gol tuan rumah dihasilkan Azzedine Ounahi dan skor 1-0 itu bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Girona mencoba mengambil inisiatif menyerang. Mereka kembali melakukan tekanan dan mendapat peluang bagus melalui striker Vladyslav Vanat. Hanya kiper Courtois berhasil melakukan penyelamatan gemilang yang mencegah gawangnya dibobol Vanat.
Madrid bukannya tanpa peluang. Vinicius Jr sempat menyamakan skor namun gol itu kemudian dianulir karena dia dalam posisi offside.
Selanjutnya, Vinicus Jr yang aktif melakukan penetrasi ke kotak penalti dijatuhkan bek Hugo Rincon. Pelanggaran di kotak terlarang menjadikan wasit menunjuk titik putih.
Eksekusi penalti dituntaskan dengan baik oleh Mbappe. Ini menjadi gol ke-14 Mbappe di LaLiga yang mengantarkannya sebagai top skor. Gol yang tercipta di menit 67 itu mengubah skor menjadi 1-1. Skor itu bertahan hingga laga usai.