Menlu Iran: Serangan ke Stasiun Televisi Pemerintah Puncak Aksi Pengecut Israel

JAKARTA - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyebut serangan Israel terhadap lembaga penyiaran Iran, yang menewaskan satu karyawan, sebagai puncak dari aksi pengecut.

"Serangan terhadap organisasi penyiaran nasional kami menunjukkan keputusasaan yang nyata dari Israel," kata Abbas Araghchi dalam wawancara yang disiarkan oleh IRNA sebagaimana dilansir CNN, Selasa, 17 Juni.

"Ketika mereka gagal di medan perang, mereka menggunakan cara menargetkan dan menyerang pusat sipil yang hanya menyampaikan kebenaran dan memberi informasi,” sambung Araghchi.

Israel menyerang gedung studio saluran televisi pemerintah Iran, IRINN, pada Senin, mengganggu siaran langsung oleh pembawa acara Sahar Imami.

Seorang karyawan tewas dalam serangan itu, kata Islamic Republic of Iran Broadcasting (IRIB), yang mengelola IRINN.

Ada kebakaran yang membakar gedung IRIB setelah serangan itu, tetapi kebakaran tersebut telah dapat dipadamkan, menurut Nour News yang berafiliasi dengan pemerintah.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengonfirmasi angkatan udaranya menargetkan pusat komunikasi yang digunakan untuk keperluan militer oleh Angkatan Bersenjata Iran.

IDF mengatakan pihaknya memberikan peringatan dini yang efektif kepada penduduk sipil menjelang serangan.