TANGERANG — Siloam Hospitals Lippo Village memperkuat penanganan kanker melalui tim multidisiplin, layanan second opinion, serta kolaborasi dengan ahli onkologi internasional. Pendekatan ini digunakan untuk menyusun terapi berdasarkan kondisi dan karakteristik penyakit setiap pasien.
Model tersebut dikembangkan seiring makin kompleksnya penanganan kanker. Keputusan terapi tidak lagi hanya bertumpu pada satu dokter atau satu bidang keahlian.
Setiap kasus dapat dibahas melalui forum Multidisciplinary Team atau MDT. Forum ini melibatkan dokter spesialis onkologi medik, bedah onkologi, onkologi radiasi, radiologi, patologi, kedokteran nuklir, serta disiplin terkait lainnya.
Tim bersama-sama menilai diagnosis, stadium penyakit, hasil patologi, pemeriksaan pencitraan, hingga pilihan terapi. Hasil pembahasan digunakan untuk menentukan rencana pengobatan sesuai kondisi klinis dan tujuan terapi pasien.
BACA JUGA:
Siloam Hospitals Lippo Village juga menyediakan layanan second opinion. Melalui layanan ini, pasien dapat meminta peninjauan kembali atas diagnosis dan rencana pengobatan sebelum memulai atau mengubah terapi.
Penguatan layanan tersebut disertai kolaborasi internasional. Rumah sakit menghadirkan Michael Flynn, MD, PhD, konsultan onkologi medik dan associate professor dari University College London Hospital, Inggris, dalam forum pertukaran pengetahuan dan pengalaman klinis.
Menurut Flynn, kemajuan ilmu onkologi harus didukung kerja sama antardisiplin agar dapat memberi manfaat optimal kepada pasien.
“Ketika para spesialis bekerja bersama, didukung diagnosis yang akurat dan pengambilan keputusan berbasis bukti ilmiah, terapi dapat diberikan lebih tepat dan lebih personal,” kata Flynn dalam keterangan tertulis yang diterima Rabu, 29 Juli.
Dokter spesialis penyakit dalam konsultan hematologi onkologi medik Siloam Hospitals Lippo Village, dr. Suyanto, Sp.PD, MRCP Oncology (UK), mengatakan hasil pengobatan kanker tidak lagi ditentukan oleh keahlian individu.
“Hasil pengobatan terbaik dicapai melalui kolaborasi multidisiplin, inovasi berbasis sains, dan pertukaran pengetahuan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Setelah menjalankan pelayanan selama 30 tahun, Siloam Hospitals Lippo Village menyatakan akan terus mengembangkan layanan onkologi terintegrasi, precision medicine, teknologi medis, serta kolaborasi dengan institusi internasional.