Bagikan:

JAKARTA - Sit-up sering dianggap jalan cepat untuk membentuk perut six-pack. Namun, latihan klasik ini bukan pilihan terbaik untuk melatih otot inti.

The Guardian dikutip Rabu, 29 Juli, melaporkan, Dr Lee Brown, dosen senior bidang kekuatan dan pengondisian di University of East London, menilai anggapan itu lebih banyak dibentuk film dan kebiasaan lama di dunia tinju daripada ilmu olahraga.

“Sit-up jauh dari latihan terbaik untuk melatih otot inti,” kata Brown.

Sit-up dilakukan dengan posisi telentang dan lutut ditekuk. Tubuh bagian atas kemudian diangkat ke arah paha lalu diturunkan kembali.

Otot perut memang ikut bekerja. Namun, menurut Brown, sebagian besar gerakan justru digerakkan oleh fleksor pinggul, termasuk otot dalam bernama psoas major. Karena itu, sit-up tidak mengisolasi otot perut sebaik yang dibayangkan banyak orang.

Otot inti merupakan kelompok otot yang membantu menjaga kestabilan bagian tengah tubuh.

Masalah lain muncul bila sit-up dilakukan terlalu banyak. Brown mengatakan penggunaan berlebihan pada fleksor pinggul dapat membuat otot menjadi kaku dan tegang.

Kondisi itu bisa membuat tubuh condong ke depan. Akibatnya, keseimbangan tubuh terganggu dan tekanan pada punggung bawah meningkat.

“Jika terlalu banyak melakukan sit-up, punggung bawah bisa bermasalah,” ujar Brown.

Sebagai alternatif, ia menyarankan plank, side plank, farmer’s carry, suitcase carry, dan bird dog.

Plank dilakukan dengan menahan tubuh tetap lurus menggunakan lengan dan ujung kaki. Side plank menggunakan posisi menyamping untuk melatih kestabilan tubuh.

Farmer’s carry dilakukan dengan berjalan sambil membawa beban di kedua tangan. Suitcase carry memakai beban pada satu tangan untuk menguji keseimbangan.

Bird dog dilakukan dari posisi merangkak dengan mengangkat tangan dan kaki yang berlawanan. Pilates dan yoga juga dapat membantu memperkuat otot inti.

Brown pernah menangani seorang pelari cepat yang mengalami cedera punggung dan sudah lama rutin melakukan sit-up. Atlet itu awalnya hanya mampu menahan posisi plank kurang dari 30 detik.

Enam pekan kemudian, ia mampu menahan plank selama tujuh menit. Nyeri punggungnya juga hilang.

Menurut Brown, latihan yang menekankan kestabilan tubuh dapat menjadi alternatif untuk memperkuat otot inti.

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+