Bagikan:

JAKARTA - Banjir bandang yang menerpa beberapa wilayah di Sumatra belakangan ini memicu duka mendalam bagi masyarakat Indonesia. Menjaga kesehatan saat banjir menjadi hal penting, agar terhindari dari berbagai penyakit.

Genangan air yang kotor saat banjir mengandung banyak kuman dan bakteri, yang dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti penyakit kulit, demam tifoid, diare, hingga leptospirosis.

Dikutip dari laman Kementerian Kesehatan RI, pada Rabu, 3 Desember 2025, terdapat beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit saat banjir sebagai berikut.

- Cuci kaki dan tangan yang terkena genangan banjir menggunakan air bersih dan sabun, agar kuman yang menempel yang bisa menyebabkan gatal-gatal dibasmi.

- Upayakan agar tubuh atau kulit tidak terkena genangan banjir dalam waktu yang lama, terutama pada bagian kulit yang memiliki luka karena bisa menyebabkan infeksi pada kulit dan tubuh.

- Bagi masyarakat yang terdampak banjir, usahakan untuk bisa menggunakan perlengkapan seperti sepatu dengan sol keras dan sarung tangan.

- Tidak membiarkan anak-anak memanfaatkan musibah banjir menjadi area bermain, karena genangan air kotor tidak baik untuk kesehatan anak dan orang dewasa.

- Apabila merasa gatal-gatal, maka gunakan obat antiseptik.

Mengutip dari WHO Water, Sanitation and Hygiene (WASH), terdapat beberapa tips lainnya untuk mencegah terserang penyakit saat banjir. Salah satunya adalah konsumsi air minum yang benar-benar aman.

Disarankan untuk menggunakan air kemasan yang tersegel. Jika menggunakan air sumur atau penampungan, rebus hingga mendidih, kemudian simpan air bersih dalam wadah tertutup rapat, dan jangan minum air mentah meskipun tampak jernih.

Selain itu, disarankan untuk segera memeriksakan diri jika muncul gejala yang tidak biasa. Seperti demam, sakit kepala, mual-muntah, mata merah, atau diare setelah terpapar banjir.

Keluhan-keluhan tersebut dapat berkaitan dengan leptospirosis, hepatitis A, hingga infeksi saluran cerna. Dengan semakin cepat ditangani, maka semakin baik peluang pemulihannya.