Bagikan:

JAKARTA - Keju merupakan salah satu bahan yang digunakan pada berbagai makanan untuk menambah kenikmatan. Selain itu, keju juga dapat bermanfaat meningkatkan mood, serta kaya akan nutrisi seperti vitamin A dan B12, kalsium, hingga protein.

Namun, di samping manfaatnya, keju juga dapat berdampak buruk pada kesehatan tubuh, terutama jantung. Dampak buruk ini bisa terjadi jika mengonsumsinya secara berlebihan.

Perlu diingat bahwa keju juga mengandung lemak yang tinggi. Konsumsi lemak bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat atau LDL, yang bisa memicu risiko bagi kesehatan jantung.

“Mengonsumsi keju dalam jumlah sedang biasanya memiliki efek kecil pada kolesterol LDL. Tetapi keju yang tinggi lemak dapat meningkatkan LDL jika dikonsumsi secara berlebihan,” kata kepala kardiologi atau dokter spesialis jantung Tariqshah Syed, MD, dikutip dari Parade, pada Selasa, 30 September 2025.

Tak hanya kadar lemak yang tinggi, keju juga sering mengandung tinggi natrium. Ini dapat berkontribusi memicu hipertensi, yang pada akhirnya juga bisa mempengaruhi kesehatan jantung.

Dokter Syed mengatakan bahwa keju yang mengandung lemak dan natrium tinggi secara bersamaan yang memiliki dampak tersebar memperburuk kondisi jantung. Adapun beberapa jenis keju tersebut adalah keju parmesan dan cheddar.

“Keju olahan dan keju keras berlemak seperti cheddar dan parmesan lebih tinggi lemak jenuh dan garamnya, yang dapat meningkatkan LDL dan tekanan darah,” jelasnya.

Selain cheddar dan parmesan, keju mascarpone juga buruk untuk kesehatan jantung. Keju ini bahkan memiliki kandungan lemak jenuh yang lebih tinggi dibandingkan cheddar dan parmesan, sehingga risiko kesehatannya juga akan lebih tinggi jika dikonsumsi tanpa batasan yang sesuai.