साझा करें:

JAKARTA - Regulator telekomunikasi Brasil, Anatel mengizinkan SpaceX milik Elon Musk untuk menambah 7.500 satelit Starlink baru yang akan beroperasi di wilayah Brasil. 

Berdasarkan pengumuman resminya, keputusan tersebut menambah lebih dari dua kali lipat jumlah satelit Starlink yang saat ini sudah diizinkan beroperasi oleh Anatel, sebanyak 4.408 satelit. 

Namun, meski memberikan lampu hijau atas, Anatel juga mengeluarkan alerta regulatório atau peringatan regulasi, untuk menyoroti pembaruan berkelanjutan dari kerangka regulasi yang belum sepenuhnya siap. 

"Meski permohonan kami setujui secara bulat, kasus ini menunjukkan bahwa regulasi yang ada belum mampu menjawab kompleksitas tantangan seperti keberlanjutan ruang angkasa, kedaulatan digital, dan persaingan usaha," ujar Alexandre Freire, anggota Dewan Anatel yang juga menjadi pelapor dalam proses ini.

Dengan keputusan tersebut, Starlink dapat menambahkan 7.500 satelit baru hingga 2027. Hak eksplorasi yang berlaku saat ini diberikan melalui Ato No. 2.174, tanggal 7 Februari 2022, yang mencakup 4.408 satelit.

Anatel menekankan bahwa penerbitan peringatan regulasi ini merupakan langkah preventif untuk mendorong evaluasi ulang terhadap norma-norma yang ada. 

Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi risiko atau kekurangan yang timbul dari inovasi teknologi dan dinamika pasar, dalam rangka menjaga kepastian hukum, kepercayaan yang sah, daya saing, dan keberlanjutan lingkungan regulasi. 


The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+