Kenali Jenis-Jenis Obat Pencahar dan Cara Kerjanya dalam Atasi Sembelit

YOGYAKARTA - Keluhan sembelit atau sulit buang air besar (BAB) dapat diatasi dengan obat pencahar. Jenis-jenis obat pencahar yang dapat Anda konsumsi pun ada beragam. Anda bisa mendapatkannya secara mudah di apotek atau toko obat. Dengan mengonsumsi obat pencahar, tinja Anda bisa menjadi lunak dan mudah dikeluarkan.

Sembelit memang dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada penderitanya. Keluhan ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kurangnya asupan serat, kurang minum air, atau kurangnya aktivitas fisik. Apabila Anda sudah mengalami kondisi sembelit, sebaiknya segera cari obat pencahar.

Obat pencahar dapat membantu mengatasi sembelit dengan berbagai mekanisme kerja, mulai dari merangsang pergerakan usus, menarik air ke dalam usus, hingga melunakkan feses. Lantas apa jenis-jenis obat pencahar yang dapat dikonsumsi dan perlu Anda tahu agar bisa memilih yang tepat?

Jenis-Jenis Obat Pencahar

Setiap jenis obat pencahar bekerja dengan cara yang berbeda-beda, tergantung pada jenisnya. Oleh karena itu, penting untuk memahami jenis-jenis obat pencahar sebelum menggunakannya.

1. Obat Pencahar Stimulan

Obat pencahar jenis ini bekerja dengan merangsang kontraksi otot-otot usus, sehingga mempercepat pergerakan feses melalui saluran pencernaan. Pencahar stimulan biasanya digunakan untuk sembelit yang sudah cukup parah atau jika cara alami tidak efektif. Contoh obat pencahar stimulan meliputi:

  • Bisacodyl
  • Senna
  • Castor oil (minyak jarak)

Namun obat ini sebaiknya tidak digunakan dalam jangka panjang karena dapat menyebabkan ketergantungan dan melemahkan fungsi alami usus.

2. Obat Pencahar Osmotik

Jenis pencahar ini bekerja dengan menarik air ke dalam usus, sehingga membuat feses menjadi lebih lunak dan mudah dikeluarkan. Obat pencahar osmotik sering digunakan untuk mengatasi sembelit kronis. Beberapa contoh obat pencahar osmotik adalah:

  • Laktulosa
  • Magnesium hidroksida (Milk of Magnesia)
  • Polietilen glikol (PEG)

Pencahar ini umumnya aman digunakan dalam jangka panjang, tetapi dapat menyebabkan efek samping seperti kembung atau diare jika digunakan dalam dosis tinggi.

3. Obat Pencahar Pembentuk Massa

Pencahar jenis ini mengandung serat yang menyerap air dalam usus dan membentuk massa feses yang lebih besar dan lunak, sehingga lebih mudah dikeluarkan. Obat ini bekerja lebih alami dan lebih aman untuk penggunaan jangka panjang. Contoh pencahar pembentuk massa meliputi:

  • Psyllium husk (serat alami)
  • Methylcellulose
  • Calcium polycarbophil

Agar pencahar ini bekerja efektif, konsumsi air yang cukup sangat diperlukan untuk membantu proses pelunakan feses.

4. Obat Pencahar Pelumas

Obat pencahar pelumas bekerja dengan melapisi dinding usus dan feses dengan lapisan minyak, sehingga memudahkan keluarnya feses. Salah satu contoh pencahar pelumas yang sering digunakan adalah minyak mineral. 

Jenis pencahar ini tidak dianjurkan untuk penggunaan jangka panjang karena dapat mengganggu penyerapan vitamin yang larut dalam lemak, seperti vitamin A, D, E, dan K.

5. Obat Pencahar Salin

Pencahar salin bekerja dengan meningkatkan kadar garam dalam usus, sehingga menarik air ke dalam usus dan membantu melunakkan feses. Obat ini biasanya bekerja lebih cepat dibandingkan pencahar lainnya dan sering digunakan untuk membersihkan usus sebelum prosedur medis, seperti kolonoskopi. Contoh pencahar salin meliputi:

  • Magnesium sitrat
  • Sodium fosfat

Penggunaan pencahar salin harus sesuai dengan petunjuk dokter, terutama bagi orang dengan masalah ginjal atau tekanan darah tinggi.

6. Obat Pencahar Feses Lunak

Pencahar jenis ini bekerja dengan meningkatkan kadar air dalam feses, sehingga membuatnya lebih lunak dan mudah dikeluarkan. Obat ini biasanya direkomendasikan untuk orang yang mengalami sembelit akibat efek samping obat atau kondisi medis tertentu. Contoh pencahar feses lunak adalah docusate sodium.

Demikianlah ulasan mengenai jenis-jenis obat pencahar yang dapat Anda konsumsi untuk mengatasi masalah sembelit. Pemilihan jenis obat pencahar harus disesuaikan dengan penyebab sembelit dan kondisi kesehatan masing-masing individu. Baca juga penyebab sering masuk angin dan perut kembung.

Ikuti terus berita terkini dalam negeri dan luar negeri lainnya di VOI. Kami menghadirkan info terbaru dan terupdate nasional maupun internasional.