Partager:

JAKARTA - Zinedine Zidane telah ditunjuk sebagai pelatih baru Tim Nasional (Timnas) Perancis menggantikan Didier Deschamps.

Pelatih 54 tahun itu ialah salah satu pemain terbaik Perancis sepanjang masa, memimpin negaranya meraih kemenangan di Piala Dunia 1998 dan memenangi tiga Liga Champions sebagai pelatih Real Madrid.

Presiden Federasi Sepak Bola Perancis (FFF), Philippe Diallo, mengumumkan penunjukan Zidane di markas mereka di Paris pada Selasa, 28 Juli 2026, dan mengatakan bahwa ia telah diberikan kontrak empat tahun.

"Ini adalah momen yang luar biasa, luar biasa karena orang yang duduk di sebelah saya. Zinedine adalah salah satu legenda sepak bola Perancis dan selama bertahun-tahun ia mengatakan salah satu mimpinya ialah memimpin tim Perancis," kata Diallo, dilansir ESPN.

Ia telah menganggur sejak mengundurkan diri sebagai pelatih Real Madrid pada Mei 2021. Zidane telah lama dipandang sebagai penerus alami Deschamps.

"Bagi saya ini adalah kelanjutan, sebuah mimpi. Saya mendapat beberapa tawaran selama lima tahun saya pergi untuk melatih sebuah klub, tetapi saya menolak semuanya demi Timnas Perancis. Itu satu-satunya hal yang ingin saya lakukan," tuturnya.

Zidane menyebutnya kegembiraan yang luar biasa untuk memimpin tim yang pernah ia bela.

"Saya memiliki begitu banyak emosi, saya siap menghadapi tantangan. Itulah yang memotivasi saya. Hari ini saya memiliki kesempatan untuk memimpin tim ini."

"Saya akan memberikan segalanya agar tim ini bisa menang. Saya juga ingin mengucapkan selamat kepada DD (Deschamps) atas tahun-tahun yang luar biasa ini," ujarnya.

Diallo mengatakan dia bertemu Zidane untuk berdiskusi pada Februari 2025 setelah Deschamps mengatakan dia akan mundur setelah Piala Dunia 2026.

"Yang memotivasi saya ialah permainan, saya adalah pemain nomor 10, saya suka gol. Saya adalah pemimpin di lapangan dan sekarang saya ingin menjadi pemimpin melalui pengalaman," kata Zidane melanjutkan.

Deschamps--mantan rekan setim Zidane--memimpin Perancis selama 14 tahun, mengambil alih pada 2012 dan pergi setelah Piala Dunia 2026 musim panas ini.

Di bawah kepemimpinannya, generasi Perancis yang berbakat memenangi Piala Dunia 2018 dan menjadi finalis yang kalah di Piala Dunia 2022 dan Euro 2016.

Zidane sekarang akan memimpin Perancis dalam pertandingan UEFA Nations League musim gugur ini, sebelum mereka memulai kampanye kualifikasi untuk Euro 2028 tahun depan.

Perancis dijadwalkan untuk bermain Turki, Belgia, dan Italia di fase grup UEFA Nations League. Les Bleus memulai perjalanan melawan Turki pada 25 September 2026.

Sementara itu, dalam karier gemilang sebagai salah satu pemain paling berbakat dalam sejarah sepak bola, Zidane memenangi Ballon d'Or dan tiga penghargaan Pemain Terbaik Dunia FIFA.

Ia mencetak dua gol saat Perancis memenangi final Piala Dunia 1998, mengalahkan Brasil di Paris, dan kemudian memenangi Euro 2000.

Pada 2006, ia dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Turnamen saat Perancis kembali ke final Piala Dunia, di mana ia diusir karena menanduk Marco Materazzi dari Italia.

Zidane pensiun sebagai pemain pada 2006 dan kemudian menjadi salah satu pelatih paling sukses dalam sepak bola, memenangi tiga Liga Champions berturut-turut bersama Real Madrid antara tahun 2016 dan 2018, serta dua gelar LaLiga.

Perancis termasuk di antara favorit untuk memenangkan Piala Dunia 2026, tetapi tersingkir oleh Spanyol 0-2 di semifinal dan kemudian dikalahkan 4-6 oleh Inggris dalam pertandingan perebutan tempat ketiga.


The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+