JAKARTA - Striker Arsenal Gabriel Jesus akhirnya kembali bermain setelah hampir satu tahun absen karena cedera ACL parah. Jesus bermain selama 30 menit saat Arsenal menaklukkan Club Brugge 3-0 di pertandingan Liga Champions, Kamis, 11 Desember 2025 dini hari WIB. Kembalinya Jesus menjadikan manajer Mikel Arteta bisa menyiapkan duet maut lini depan Arsenal.
Laga melawan Brugge menjadi pemanasan Jesus setelah menepi selama 11 bulan. Dirinya mengalami kerusakan ligamen pada lutut yang parah saat menghadapi Manchester United pada Januari 2025. Cedera itu menjadikan striker Brasil ini harus menjalani operasi sehingga butuh waktu lebih lama untuk menjalani pemulihan.
Saat cedera, Arsenal malah menolak mencari penggantinya dan hanya mengandalkan Kai Havertz. Dengan stok terbatas di lini depan, Arsenal akhirnya kalah bersaing dengan Liverpool dalam perebutan titel Premier League Inggris.
Setelah beristirahat cukup lama, Jesus kembali bermain. Saat menghadapi Brugge, Arteta pun menyiapkan Jesus. Meski tak memainkan sebagai starter, Jesus kemungkinan tampil sebagai pemain pengganti.
Mantan striker Manchester City ini kemudian kembali bermain selama 30 menit terakhir dalam laga di Stadion Jan Breydel. Saat itu, Arsenal sudah unggul 3-0. Usai pertandingan, pemain berusia 28 ini tak berhenti tersenyum. Dalam wawancara, Jesus bersyukur kepada Tuhan setelah cukup lama menjalani pemulihan.
“Pertama-tama, saya mengucapkan terima kasih kepada Tuhan,” kata Jesus. “Bila bukan karena Tuhan, saya 100 persen tidak akan berada di sini dengan kondisi mental yang lebih baik dan penuh keyakinan,” ujarnya.
“Selama tiga bulan pertama, saya memang dipenuhi banyak keraguan. Dan selanjutnya saya bisa lebih fokus pada apa yang diinginkan Tuhan dari saya. Kini setiap orang berharap saya mencetak gol. Saya juga ingin mencetak gol,” kata dia lagi.
Meski gagal mencetak gol saat melakoni laga pertama setelah pulih dari cedera, Jesus tetap senang. Pasalnya dia akhirnya bisa kembali bermain setelah absen selama hampir satu tahun.
“Saya sesungguhnya punya peluang. Meski gagal, tetapi saya senang karena akhirnya saya kembali bermain. Saya bisa melakukan beberapa sentuhan dan bagaimana saya bergerak dan mengontrol bola,” ucapnya.
“Selama 11 bulan saya berusaha memulihkan diri sendiri dan kadang merasa cemas dengan alasan yang berbeda. Saya merasa puas dan sudah siap,” kata dia lagi.
Dengan kembali Jesus, Arsenal bakal memiliki duet maut di lini depan. Pasalnya Arteta sudah menyiapkan skema dua striker, Jesus dan Viktor Gyokeres. Tak hanya itu, lini depan Arsenal bakal kian tajam bila Havertz juga pulih.
“Keduanya memang berbeda. Tetapi mereka punya kualitas terbaik sehingga bisa bermain bersama,” ujar Arteta.
The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)