Partager:

JAKARTA - Real Madrid kembali melakukan perburuan pemain. Kali ini, Madrid mengincar gelandang Paris Saint-Germain Vitinha setelah gagal menggaet Rodri.

Madrid sudah ditinggalkan dua gelandang terbaik, Toni Kroos, yang pensiun sejak musim lalu. Selanjutnya, Luka Modric yang sudah memasuki masa pensiun dan kini menepi di AC Milan.

Usia mereka yang sudah mendekati 40 menjadikan Kroos maupun Modric harus menutup karier di Los Merengues. Kini, raksasa La Liga Spanyol harus mendapatkan pengganti untuk mengisi lubang di lini tengah.

Gelandang yang mampu berperan sebagai dirigen alias mengatur irama permainan tim. Hal yang dilakukan Kroos dan Modric dengan sangat baik.

Setelah kepergian mereka, sektor tengah Madrid seperti menjadi titik lemah. Pelatih Xabi Alonso sesungguhnya berharap bisa membawa pulang Rodri yang menjadi pilar lini tengah Manchester City.

Hanya Man City belum bersedia melepas peraih Ballon d'Or 2024 ini. Madrid pun melirik Vitinha yang merupakan inspirator permainan PSG.

Musim lalu, Vitinha membawa klub elite Ligue 1 Perancis ini meraih treble. Mereka juga untuk kali pertama memenangi Liga Champions sekaligus tiga trofi dalam satu musim.

Namun, PSG sesungguhnya tak ingin melepas gelandang tim nasional Portugal ini. Apalagi, dia masih menjadi bagian utama rancangan tim pelatih Luis Enrique. Namun bila akhirnya melepas pemainnya, PSG mematok harga tinggi, 130 juta euro.

Harga itu bakal memecahkan rekor penjualan pemain tengah. Madrid sendiri pernah mengeluarkan dana hingga 103 juta euro saat memboyong gelandang Jude Bellingham dari Borussia Dortmund pada 2023.

Hanya pembelian mahal pemain timnas Inggris ini memang sepadan karena Bellingham menjadi pemain kunci saat Madrid memenangi La Liga dan Liga Champions.

Bila akhirnya Madrid memboyong Vitinha dengan memenuhi permintaan harga PSG, maka ini bakal memecahkan rekor pembelian pemain. Saat ini, Eden Hazard masih memegang rekor pembelian Madrid yang menghabiskan 115 juta euro.

Madrid sendiri membelinya dari Chelsea. Namun Hazard gagal total di Madrid dan tak memberi kontribusi apa pun kecuali badannya yang bertambah gemuk saat datang ke Santiago Bernabeu.

Tak hanya itu, PSG juga bakal mencatat penjualan tertinggi. Rekor penjualan tertinggi PSG masih dipegang Neymar yang dilepas ke Al Hilal dengan harga 90 juta euro pada 2023.

Harapan Madrid mendatangkan Vitinha sepertinya tidak mudah. Madrid butuh dana segar dengan cara melego pemain sebelum memboyong gelandang berusia 25 ini. Namun dengan segera ditutupnya bursa transfer musim panas, Madrid kemungkinan sulit menjual pemain.

Madrid berharap PSG menurunkan harga penjualan pemain yang dibeli dari Porto pada 2022. PSG merogoh kocek 41,5 juta euro untuk mendatangkan Vitinha yang kemudian menjadi tulang punggung Les Parisiens. Bila PSG enggan memberikan diskon kepada Madrid, maka transfer itu bisa mengalami saga.


The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)